Bantah Perubahan Format Debat Pilpres 2024 Demi Dirinya, Gibran: Enggak Menguntungkan Siapa-siapa

| 03 Dec 2023 14:05
Bantah Perubahan Format Debat Pilpres 2024 Demi Dirinya, Gibran: Enggak Menguntungkan Siapa-siapa
Gibran Rakabuming (instagram/prabowo)

ERA.id - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka menjawab polemik perubahan format debat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang diduga untuk menguntungkan dirinya.

Wali Kota Solo itu tegas membantah dugaan tersebut. Dia mengatakan tak ada pihak yang diuntungkan maupun dirugikan dengan perubahan format debat Pilpres 2024. 

"Enggak ada yang menguntungkan siapa-siapa kok," kata Gibran saat ditemui di Pasar Rawasari, Jakarta, Minggu (3/12/2023).

Dia mengaku tak tahu menahu prihal perubahan format debat tersebut. Sebagai salah satu peserta Pilpres 2024, Gibran mengatakan akan mengikuti apapun aturan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. 

"Ya kita kan ngikuti aturan KPU juga. Kan saya juga enggak tahu updatenya di sana seperti apa, kita ngikuti saja," ucap Gibran. 

Wali Kota Solo itu menambahkan, bagaimana pun format debat Pilpres 2024 yang disusun KPU RI tak mempengaruhi persiapannya. 

Dia mengaku tak masalah apakah dalam acara debat nanti dirinya didampingi atau tidak oleh Calon Presiden (Capres) nomor urut dua, Prabowo Subianto. 

"Sama saja sih. Sama saja," ucapnya. 

Diberitakan sebelumnya, KPU RI mengubah format debat Pilpres 2024. 

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari mengatakan, dalam lima kali debat, seluruh kandidat akan hadir bersamaan. Namun, porsi bicaranya saja yang dibedakan. 

Format ini berbeda dengan debat Pilpres 2019. Di mana dalam lima kali debat dibagi menjadi tiga kali debat khusus capres, dan dua kali debat khusus untuk cawapres. 

Sedangkan pada Pilpres 2024, tidak ada pemisahan tersebut. Namun disediakan sesi khusus untuk cawapres mengadu ide dan gagasan. 

Nantinya, kata Hasyim, saat para cawapres adu gagasan akan didampingi capresnya masing-masing. 

"Pada saat debat capres, maka proporsinya capres untuk bicara lebih banyak. Ketika debat cawapres, proposinya untuk cawapres (berbicara) lebih banyak," papar Hasyim. 

Perubahan format tersebut disebut untuk menguntungkan Gibran. Sebab, putra sulung Presiden Joko Widodo itu dianggap tak berani adu gagasan karena kerap tak hadir memenuhi undangan paparan visi-misi capres-cawapres 2024 dari sejumlah lembaga. 

Salah satunya yaitu acara dialog dengan Muhammadiyah di Surabaya beberapa waktu lalu. Saat itu, hanya Prabowo saja yang hadir, sementara Gibran absen dengan alasan ada kegiatan lain.

Rekomendasi