Hanura Ingatkan Publik agar Jangan Mau Ditipu Seolah Pemilu 2024 Sudah Selesai

| 22 Mar 2024 08:32
Hanura Ingatkan Publik agar Jangan Mau Ditipu Seolah Pemilu 2024 Sudah Selesai
Sekjen Partai Hanura, Benny Ramdhani (Era.id/Flori Anastasia Sidebag)

ERA.id - Sekjen Partai Hanura, Benny Ramdhani meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan narasi yang menyatakan bahwa Pemilu 2024 telah selesai. Sebab, masih ada proses pengajuan gugatan hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Rakyat jangan mau ditipu, dibodoh-bodohi, seolah-olah framming yang mereka lakukan kita benarkan bahwa pemilu sudah selesai,” kata Benny dalam konferensi pers di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024).

Apalagi, Benny mengungkapkan, dalam penetapan hasil rekapitulasi pada Rabu (20/3), tidak ada pernyataan Ketua KPU Hasyim Asy’ari yang menyatakan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai calon presiden dan wakil presiden terpilih.

Dia menjelaskan, saat itu Hasyim hanya membacakan hasil rekapitulasi penghitungan suara secara nasional.

“KPU tadi malam, tidak ada berita acara tertulis atau pernyataan Ketua KPU yang mengatakan, menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih, tidak,” tegas Benny.

“Mereka hanya menyampaikan hasil akhir rekapitulasi nasional perolehan suara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden maupun perolehan suara partai politik,” sambungnya menjelaskan.

Kepala BP2MI ini mengatakan, tahapan pemilu baru bisa dinyatakan selesai setelah pelantikan presiden dan wakil presiden dilakukan. “Jadi rakyat jangan mau ditipu dengan narasi ini, framming ini,” ujar Benny.

Sebagai informasi, KPU menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional dimenangkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Pasangan ini memperoleh sebanyak 96.214.691 suara.

"Jumlah suara sah pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka 96.214.691 suara," kata Ketua KPU Hasyim Asy'ari di kantor KPU, Jakarta, Rabu (20/3) malam.

KPU menyebut jumlah suara sah nasional 164.227.475. Pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar meraih sebanyak 40.971.906 suara.

Sementara itu, pasangan calon nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendapatkan suara sebanyak 27.040.878.

Rekomendasi