Adies Kadir Resmi Jadi Hakim MK, Publik Khawatir, Bahlil Santai

| 06 Feb 2026 04:47
Adies Kadir Resmi Jadi Hakim MK, Publik Khawatir, Bahlil Santai
Adies Kadir (Antara)

ERA.id - Mantan Anggota DPR RI dari fraksi Golkar, Adies Kadir, resmi dilantik sebagai hakim MK di Istana Negara, Jakarta, Kamis, disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dia menggantikan Arief Hidayat yang telah purna bakti setelah 13 tahun mengabdi sebagai hakim MK.

Prosesi itu merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang diajukan oleh DPR RI.

Selepas prosesi pembacaan sumpah, Adies menegaskan dirinya takkan terlibat dalam perkara yang berkaitan dengan Partai Golkar.

"Tentunya kalau di Mahkamah Konstitusi itu kan ada aturan-aturan ya. Kalau terkait dengan dianggap ada conflict of interest, pasti otomatis hakim akan mengundurkan diri dari panel atau majelis tersebut," kata Adies Kadir.

"Ya, kemungkinan saya juga akan mengambil langkah seperti itu kalau ada kasus-kasus terkait dengan Partai Golkar," imbuh dia.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia yakin Adies akan menjadi negarawan yang berintegritas dan independen saat bertugas. Jauh dari dugaan publik kalau dia akan bermain politik praktis menguntungkan Golkar. Apalagi, anak Adies, Adela Kanasya hampir pasti menggantikan posisi ayahnya di DPR.

"Kalau kita mau bicara seperti itu, kan beberapa hakim MK, baik dulu maupun sekarang (ada yang, red.) juga pernah menjadi kader partai politik, dan itu tidak hanya di Partai Golkar. Pak Hamdan Zoelva, (yang semula, red.) kader Partai Bulan Bintang, kemudian sekarang dari PPP ada Pak Arsul Sani," kata Bahlil di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (5/2), selepas acara pembacaan sumpah Adies Kadir sebagai hakim MK.

"Jadi, kader-kader politik ini dewasa semua, negarawan. Begitu (mereka) sudah dinyatakan sebagai hakim Mahkamah Konstitusi, saya yakin dan percaya seluruh status keanggotaan partai sudah tidak ada, dan mereka milik negara," sambung Bahlil.

"Saya yakin Pak Prof. Adies Kadir, salah satu kader terbaik Golkar, yang saya tahu punya integritas, dan mampu menjalankan amanah ini dengan baik," ujar Ketum Golkar.

Rekomendasi