Harga Cabai Melambung Tinggi, Megawati: Tidak Usah Makan Lombok!

| 15 Jun 2026 17:00
Harga Cabai Melambung Tinggi, Megawati: Tidak Usah Makan Lombok!
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

ERA.id - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyoroti kenaikan harga cabai dan meminta publik tak usah memakannya kalau sudah tak bisa dijangkau.

Saat meresmikan renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Blitar, Senin (15/6/2026), Mega awalnya mendapat laporan bahwa cabai mencapai Rp180.000 per kilogram di sejumlah daerah.

"Harga-harga di sini udah pada naik apa belum? (Audiens: Naik!) Cabe harganya berapa? Seratus ribu? Enam puluh ribu? Di daerah timur saya dapat laporan cabe itu harganya Rp180.000. Wes ora usah mangan lombok (sudah tidak usah makan cabai) wes ora usah. Atau apa? Bikin gerakan menanam cabe di rumah sendiri,” ujar Mega di hadapan ribuan kader dan simpatisan yang memadati halaman Istana Gebang.

Dia pun mengingatkan kadernya bahwa mereka semua harus memahami tata cara serta etika dalam sistem hukum tata negara, terutama karena PDI Perjuangan saat ini berada di luar pemerintahan.

"Saya tahu harga udah pada naik. Tapi saya juga tahu tata cara. Saya tidak ada dalam pemerintahan. Ya saya akan menyampaikan, tapi menyampaikannya ke siapa? Yaitu ke DPR dari fraksi PDI Perjuangan. Gitu lho. Itu apa namanya? Itu tata cara, itu apa namanya? Etika dan moral,” ujarnya.

Selain itu dia menegaskan bahwa dia dan Presiden Prabowo Subianto tak bermusuhan. Buktinya, saat peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni lalu, Prabowo menggenggam tangan Mega.

“Pak Prabowo sama saya bersahabat. Tapi kan harusnya dipisahkan, bersahabat ya bersahabat, tapi berpolitik kita bisa untuk apa? Untuk demokratisasi. Tapi saya bukan musuh dia, itu teman saya. Kamu lihat toh waktu 1 Juni? Aku kan gandengan sama dia, ketawa-ketawa. Ayo, apa artinya? Nggak ada. Nanti baru orang teman-temannya yang maunya mem-berang-ko-kan (membenturkan), ‘Oh Ibu Mega itu, coba gitu mau melawan Pak Prabowo’. Nanti bisa saya jawab. Jangan gitu dong! Kalian tuh harus berani, karena negara kita ini punya tata hukumnya,” tandas Mega.

Peresmian renovasi Istana Gebang yang dihadiri ribuan kader dan pimpinan partai itu berlangsung khidmat. Setelah pidato dan penekanan sirine selesai, Megawati bersama keluarga, jajaran petinggi partai, dan sahabatnya, berjalan masuk untuk berkeliling meninjau interior rumah masa kecil Bung Karno tersebut.

Rekomendasi