DPR Minta Kedubes Palestina Klarifikasi Soal Undangan Deklarasi KAMI

Tim Editor

Deklarasi KAMi (Youtube)

ERA.id - Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun ikut menghadiri acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Selasa lalu. Namun pihak Kedutaan Besar Palestina mengaku 'kecolongan' karena dikira undangan untuk peringatan 17 Agustus, bukan agenda politik.

Anggota Komisi I DPR RI Abdul Kadir Karding meyangsingkan alasan tersebut. Menurutnya, tak mungkin sekelas kedutaan besar membaca dengan cermat undangan yang masuk.

"Masak iya sih, sebesar institusi kedutaan besar tidak memahami tidak memiliki intelijen, tidak memiliki protokoler untuk menghadiri acara-acara tertentu," ujar Karding kepada wartawan, Kamis (20/8/2020).

Atas kejadian tersebut, sebagai anggota komisi yang bermitra dengan kementerian luar negari ini menyayangkan kehadiran Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun di acara deklarasi KAMI.

Karding lantas mengingatkan bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo selalu memberikan dukungan kepada negara Palestina. Seharusnya, hal tersebut dapat dipikirkan oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun sebelum menerima undangan dari Din Syamsudin.

"Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Pak Jokowi itu selalu memberi support moral, logistik, dan juga dukungan politik untuk kemerdekaan Palestina, itu yang mestinya harus dipahami oleh Pak Dubes," kata Karding.

Politikus PKB ini pun meminta Kemlu memanggil Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun untuk memberikan klarifikasi.

"Bisa saja kalau ada unsur kesengajaan, bisa saja sebaiknya Pak Dubes ditarik ke negaranya dan diganti dengan dubes-dubes yang lebih berhati-hati dan lebih profesional dalam bersikap di negara Indonesia ini," tegasnya.

Sebelumnya, pihak Kedutaan Palestina mengklarifikasi kehadiran dubes Zuhair hanya untuk memeringati HUT RI bukan agenda politik. Adapun Kehadiran Dubes Palestina disebut atas undangan Din Syamsuddin.

"Kami ingin menegaskan bahwa partisipasi kami berdasarkan pada pemahaman bahwa acara tersebut adalah acara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia dan bukan yang lainnya," jelas Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (19/8/2020). 

Kehadiran Zuhair di acara tersebut hanya berlangsung selama lima menit hanya untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Tag: koalisi aksi menyelamatkan Indonesia

Bagikan: