Mus Ditusuk di Jakarta, Jubir Danny-Fatma Akui Pendukungnya Otaki Kasus Tersebut

Tim Editor

Indira Mulyasari (Dok. Pribadi)

ERA.id - Ditangkapnya para tersangka dan otak penusuk pendukung Paslon Pilkada Makassar, Appi-Rahman, Muharram Majid atau Mus, membuat tim Danny-Fatma mengklarifikasi isu itu.

Dari pemeriksaan kepolisian, tersangka dan otak penusuk Mus di Jakarta beberapa waktu lalu, adalah tim dari Danny-Fatma itu sendiri.

Juru Bicara Danny-Fatma, Indira Mulyasari kepada era.id mengatakan rilis kasus dari pihak Polda Metro Jaya, tidak menyebutkan semua tersangka adalah timses atau massa pendukung paslon Adama. Meski begitu, Indira mengakui, kalau satu tersangka adalah pendukung Danny-Fatma.

"Berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya, salah satu tersangka adalah pendukung Danny-Fatma dengan inisial MNM, alias DA. Yang lainnya, termasuk tersangka pelaku, tidak disebut sebagai pendukung Danny-Fatma," beber Indira Mulyasari, Jumat (13/11/2020).

MNM sendiri disebut polisi adalah otak kasus tersebut alias yang menyuruh penusuk untuk beraksi. Lebih jauh, politisi Partai Nasdem ini mengkisahkan, bahwa kejadian penikaman itu ternyata dilatarbelakangi oleh perbuatan korban (Muharram Majid) sendiri yang menghina, dan salah satu tersangka menyebut dirinya tidak bisa menerima penghinaan itu.

"Salah satu tersangka juga menyebut korban bersikap arogan," katanya.

Selanjutnya, Indira tak ingin mengaitkan Danny-Fatma dengan kasus kasus penusukan itu. Ia berkata bahwa pedukung paslon nomor urut 1 Danny-Fatma adalah pendukung yang betul-betul mengedepankan rasa saling menghormati juga menghargai seluruh pihak, termasuk paslon Pilkada Makassar lainnya.

Katanya, Pendukung Danny-Fatma adalah mereka yang akan memilih, mendukung, loyal atau bersimpati terhadap Danny-Fatma. Mereka ada di mana-mana, tidak hanya di Sulsel. "Ibaratnya perkelahian antarpendukung kandidat, tentu tidak ada kaitannya dengan kandidat atau tim kandidat yang didukungnya," tutupnya.

Tag: pilkada 2020 makassar

Bagikan: