7 Provinsi Alami Fluktuasi Kasus Covid-19 Selama PPKM Mikro

Tim Editor

Wiku Adisasmito (Dok. BNPB)

ERA.id - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta kepada seluruh kepala daerah untuk bekerjasama melalui program Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro.

"Untuk memperkuat PPKM ini maka pemerintah provinsi harus mengoordinasikan data pemetaan risiko zonasinya di tingkat RT dan data penyaluran bantuan beras, ataupun masker dan melaporkannya secara berkala ke satuan tugas (satgas) pusat melalui satgas daerah," katanya melalui siaran daring, Selasa, (23/02/2021).

Selain itu, Wiku juga menerangkan bahwa TNI dan Polri turut membantu pemerintah daerah juga berperan membantu pembentukan dan mengawasi operasional pos komando di desa atau kelurahan.

"Oleh karena itu partisipasi seluruh sektor dapat mensuskseskan PPKM Mikro di tingkat nasional,” ucapnya.

Wiku juga kembali mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk disiplin jalankan 3M dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Hindari kerumunan dan tempat tempat yang memiliki potensi kerumunan.

"Saya harapkan pemerintah daerah dapat mencegah potensi kegiatan yang dapat memicu kerumunan jangan sampai ada kelalaian akibat acara atau kegiatan apapun," tegas Wiku.

Setelah memberikan himbauan kepada pemerintah, serta masyarakat, Wiku selanjutnya menjabarkan perkembangan kasus Covid-19 selama PPKM Mikro berjalan. Berdasarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 04 Tahun 2021, PPKM berskala mikro di Jawa dan Bali diperpanjang dari 23 Februari hingga 8 Maret 2020

"Terjadi penambahan kasus positif pada hari ini sebesar 9.775 jumlah kasus aktif, 158.604 kasus sembuh 1.104.990 dan kasus meninggal 35.014," ujar Wiku.

Saat ini PPKM tingkat kabupaten kota masuk dalam tahap 3 yang dilakukan bersamaan dengan PPKM mikro hingga tingkat RT/RW. Perkembangan kasus aktif secara umum di 7 provinsi masih menunjukkan fluktuasi dimana rata-rata baru menunjukkan penurunan pada PPKM periode tahap 3.

DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali dan Yogyakarta mengalami penurunan pada minggu ke-5 PPKM. Bahkan jawa timur menunjukkan penurunan sejak PPKM tahap 2. Namun masih ada beberapa provinsi yang cenderung fluktuatif meningkat yaitu Jawa Tengah.

"Jawa tengah masih terus meningkat kasus tren aktifnya bahkan sejak PPKM tahap 1," ungkap Wiku.

Wiku juga menjelaskan bahwa dampak dari interfensi kebijakan baru terlihat pada minggu ke 4 pelaksanaan. Dalam konteks positif baru terlihat pada PPKM Mikro tahap 3.

"Saya minta pada seluruh gubernur, bupati dan walikota  dari 7 provinsi ini dan kabupaten kota dibawahnya untuk terus meng-upayakan optimalisasi penaganan Covid selama periode PPKM ini masih berlangsung," tegasnya.  

 

Tag: covid-19 wiku adisasmito PPKM mikro

Bagikan: