Banyak Berita Hoaks, Mahfud MD: Media Jangan Bikin Judul Sensasional

Tim Editor

Mahfud MD (Dok. Kemenko Polhukam)

ERA.id - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut, pejabat negara termasuk dirinya kerap menjadi korban pemberitaan yang dipelintir oleh media.

Mahfud mengingatkan media mainstream jangan ikut menyebar hoaks dan sensasi.

Hal tersebut disampaikan Mahfud dalam sesi diskusi Dewan Pers dengan para pimpinan redaksi media dan pimpinan asosiasi pers yang diselenggarakan Dewan Pers secara daring Rabu malam (4/8).

Menurut Mahfud, hal tersebut tidak masalah selama pembaca tidak diarahkan pada kesimpulan yang salah oleh judul tersebut.


"Buat saya, itu tidak masalah sepanjang yang dilakukan tidak mengarahkan pembaca untuk membuat kesimpulan salah atas judul berita itu. Apalagi kalau judulnya sudah jelas-jelas salah," ujarnya.

Dalam forum itu, Mahfud bilang informasi yang beredar di masyarakat saat situasi pandemi sekarang semakin mengkhawatirkan.

Meski informasi hoaks telah di-take down oleh pemerintah, hoaks tersebut terus saja bermunculan dan semakin banyak.

Ia menekankan bahwa peran media massa dibutuhkan untuk mengimbangi dengan berita yang kredibel.

"Jangan sampai justru tergoda untuk ikut membuat angle atau judul berita yang sensasional menyerupai hoaks di media sosial," ucap Mahfud.

Tag: berita hoaks mahfud md

Bagikan: