BSSN Akui Situs Pusat Malware Nasional Sudah Diretas Hampir Sepekan

Tim Editor

Ilustrasi peretas siber. (Foto: Charles Deluvio)

ERA.id - Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) mengakui Situs Pusat Malware Nasional (Pusmanas) milik mereka sudah diretas sejak Kamis (21/10). Pusmanas terkena serangan deface dan baru terungkap pada Senin (25/10).

Juru bicara BSSN Anton Setiawan mengatakan, peretasan tersebut sudah ditangani oleh Computer Security Incident Response Team (CSIRT) BSSN.

"Benar terjadi (peretasan) tanggal 21 Oktober, tetapi langsung ditangani oleh CSIRT BSSN," kata Anton saat dihubungi ERA.id, Selasa (26/10/2021).


Sejak diretas, situs Pusmanas tidak bisa diakses. Anton mengatakan, saat ini situs tersebut memang sudah tidak digunakan lagi sejak mendapat serangan dari peretas.

"Situs tersebut sudah langsung dinonaktifkan dan tidak digunakan lagi," kata Anton.

Menurutnya, tidak ada data-data publik yang bocor dari peretasan tersebut. Dia menegaskan peretasan hanya berupa serangan malware saja.

Anton mengatakan, bahwa saat ini tim BSSN tengah melakukan penanganan guna memulihkan situs yang diretas tersebut.

"Iya, tidak ada (data publik bocor)," kata Anton.

"Saat ini BSSN fokus melakukan evaluasi dan penguatan sistem internal guna mencegah terjadi hal serupa di masa depan," imbuhnya.

Sebelumnya, situs BSSN diretas oleh pelaku yang mengaku berasal dari Brasil. Tampilan situs resmi itu diubah oleh pelaku yang menggunakan nama theMx0nday.

Dalam pesannya, aksi peretasan itu merupakan balasan untuk hacker asal Indonesia yang menyerang situs milik Brasil.

Tag: peretasan bssn Malware

Bagikan: