Respons Pernyataan KSAD Dudung soal Doa, Habib Abu Bakar: Tuhan Kita Bukan Orang, Pak

| 01 Dec 2021 13:01
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat disumpah di bawah Al-Qur'an di Istana Negara. (Setkab)

ERA.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman memberi pandangan soal Islam yang memicu kontroversi di media sosial.

Kepada Deddy Corbuzier, Dudung bercerita soal pengalamannya yang biasa dilakukan usai salat.

"Kalau saya berdoa setelah salat, doa saya simpel aja, ya Tuhan, pakai bahasa Indonesia saja, karena Tuhan kita bukan orang Arab," kata Dudung, dalam Youtube Deddy Corbuzier, pada detik 01.02.39, yang dilhat ERA.id, Rabu (1/12/2021).

Usai melemparkan opini seperti itu, bahwa Dudung memilih berdoa menggunakan bahasa Indonesia, Deddy langsung tertawa.

Dia menegaskan lagi, jika memang setiap berdoa cukup memakai bahasa Indonesia saja.

"Saya pakai bahasa Indonesia, ya Tuhan ya Allah SWT saya ingin membantu orang saya ingin menolong orang, itu saja doanya, itu saja," ucap Dudung.

Kadung heboh, pernyataan tersebut langsung direspons tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Pasuruan, Jawa Timur, Habib Abubakar Assegaf.

"Tuhan kita bukan orang pak, dan berdoa bisa pakai bahasa apa saja," tulis Habib Abu Bakar lewat akun Twitter-nya.

Selanjutnya, Habib Abu Bakar juga meminta agar Dudung mengurus tupoksinya sekarang dalam dunia militer.

"Tp akan lbh baik jika bapak fokus pada tupoksi bapak. Tidak perlu mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang bikin gaduh publik. Sudahi saja hal2-hal yang kontroversi apa lagi yang kontra produktif dengan tugas TNI," tandasnya.

Untuk diketahui, Dudung sebelumnya sempat bikin heboh karena menurunkan baliho Front Pembela Islam (FPI) dan belakangan ia menyatakan kontra dengan Rizieq Shihab yang mengganti nama Presiden Jokowi.

Rekomendasi