Ingin Perang Rusia-Ukraina Berakhir, Jokowi Tawarkan Jadi Jembatan Komunikasi

| 01 Jul 2022 14:13
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Dok. Sek (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

ERA.id - Presiden Joko Widodo menawarkan dirinya untuk menjadi jembatan komunikasi antara Rusia dan Ukraina yang saat ini masih memanas. Hal itu dia sampaikan usai bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam pertemuan itu, Jokowi mengaku menyampaikan, meskipun situasi saat ini masih sulit, namun penyelesaian damai penting untuk terus dikedepankan dan juga ruang-ruang dialog terus dibuka.

"Saya telah menyampaikan pesan Presiden Zelensky untuk Presiden Putin, dan saya sampaikan kesiapan saya untuk menjadi jembatan komunikasi antara kedua pemimpin tersebut," kata Jokowi dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi menekankan, isu perdamaian dan kemanusian akan selalu menjadi prioritas politik luar negeri Indonesia, sebagaimana yang diamanatkan dalam konstitusi.

"Konstitusi Indonesia mengamanatkan agar Indonesia selalu berusaha berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia. Dalam konteks inilah, saya lakukan kunjungan ke Kyiv dan Moskow," kata Jokowi.

Jokowi menekankan, Indonesia tak memiliki kepentingan apapun selain ingin melihat perdamaian dunia. Lebih dari itu, dia berharap perang segera usai dan rantai pasok pangan bisa kembali diperbaiki.

"Indonesia tidak memiliki kepentingan apapun kecuali ingin melihat perang dapat segera selesai dan rantai pasok pangan, pupuk dan energi dapat segera diperbaiki, karena ini menyangkut kehidupan ratusan juta orang bahkan miliaran manusia," pungkasnya.

Rekomendasi