Pasang Surut Logo "Kentucky Fried Chicken" Hingga Berubah Menjadi "KFC"

Tim Editor

Logo KFC (Ist)

ERA.id - Kentucky Fried Chicken yang sekarang dikenal sebagai KFC, adalah merk ternama. Penulis masih ingat, sewaktu kecil, penulis menyebutnya sebagai Kentucky, ya, ayam Kentucky. Ini mengacu pada logo dan iklannya di mana-mana. Lama-kelamaan, penulis mengubah panggilan untuk merk tersebut menjadi KFC. Jarang lagi terdengar orang-orang menyebut produknya sebagai ayam Kentucky.

Hal itu memang sudah didesain sedemikian rupa. Sejarahnya begini, logo asli KFC dibuat oleh Lippincott & Margulies pada tahun 1952. Sejak saat itu, wajah bergaya Kolonel Sanders, pendiri rantai makanan cepat saji, telah menjadi bagian penting dari branding perusahaan.

Logo itu hitam dan putih. Nama restorannya, “Kentucky Fried Chicken”, dimasukkan ke dalam lambang apa adanya. Pada tahun 1978, Kolonel Sanders mendapat facelift. Pekerjaan itu dilakukan oleh agensi yang sama, Lippincott & Margulies. Senyum Kolonel menjadi sedikit berbeda, dan gaya rambutnya lebih rapi.

Wajah Sanders inilah yang sekarang menjadi legenda. Di samping wajah, ada tulisan "Kentucky Fried Chicken", kali ini dengan jenis yang sedikit berbeda. Baru pada tahun 1991 singkatan yang sekarang terkenal "KFC" menjadi bagian dari logo. Beberapa sumber menyebutkan bahwa alasannya adalah perusahaan ingin menghilangkan kata “goreng” yang dianggap sebagai pilihan makanan yang tidak sehat.

Warna merah ditambahkan pada logo, serta semacam gradasi horizontal. Juga, pada tahun yang sama, atap mansard di restoran, dimodifikasi dan mendapat strip merah.

1952-1978

1000logos.net

 

Logo asli KFC dirancang pada tahun 1952 dan menampilkan tanda kata, Kentucky Fried Chicken dengan jenis huruf yang digambar tangan lewat huruf pertama “K”, “F” dan “C” yang diperbesar. Lambang KFC, yang merupakan potret Kolonel Sanders, ditempatkan pada pertarungan cap kata. Palet warnanya monokrom, yang membuat logo terlihat abadi dan bergaya.

1978 - 1991

1000logos.net

 

Desain ulang logo pertama tahun 1978 menempatkan emblem di sisi kiri pada wordmark yang kini tertulis tiga huruf yang diperbesar. Jenis hurufnya dimodernisasi dan elemen utamanya adalah ekor memanjang pada huruf “K”.

1991-1997

1000logos.net

 

Kentucky Fried Chicken mengubah namanya menjadi KFC dan logo diubah secara dramatis. Pada tahun 1991, warna tersebut muncul dalam identitas visual KFC. Potret sang Kolonel kini dicetak dengan warna biru dan putih, yang membuatnya tampak hidup dan bersahabat. Tanda kata dengan huruf merah tebal disertai dengan persegi panjang berwarna merah di atasnya. Logo KFC baru cerah dan luar biasa, mencerminkan merek yang kuat dan energik dengan rencana dan ambisi besar.

1997-2006

1000logos.net

 

Pada tahun 1997 logo KFC didesain ulang oleh agen Landon Associates. Sekarang terdiri dari lambang persegi yang menampilkan latar belakang merah dan putih dengan potret Kolonel dan tanda kata KFC berwarna merah, ditempatkan di tuksedonya.

2006-2018

1000logos.net

 

Pada tahun 2006 logo tersebut didesain ulang lagi. Sekarang lingkaran merah tua dengan gambar halus dari Kolonel, yang sekarang memakai celemek dan bukan tuksedo. Tanda kata KFC berwarna putih ditempatkan di sebelah kiri wajah Kolonel. Selama periode ini perusahaan juga menggunakan versi monokrom dari lambang tersebut, seperti penghormatan terhadap logo aslinya dari tahun 1952.

2018-Hari ini

1000logos.net

 

Desain ulang terakhir logo KFC adalah pada tahun 2018. Bentuknya diubah menjadi trapeze dan potretnya diperhalus. Latar belakang putih dan merah menampilkan tiga garis vertikal. Wajah Kolonel dalam kontur hitam ditempatkan di garis putih dengan tanda kata miring KFC di bawahnya.

Nah, begitu kronik perubahan logonya dari masa ke masa. Tujuannya sederhana, ingin merevolusi pikiran lama tentang ayam Kentucky, menjadi lebih sederhana dan mudah diingat dengan permainan warna.

Soal perubahan emblem Kolonel Sanders dalam logo, seperti kerutan Kolonel menghilang, dan dia "memakai" celemek, bukan tuksedo, serta garis menjadi lebih tebal, sempat juga dikritik. Alasannya, desain baru menjadi kurang tulus dan Kolonel terlihat seperti Vladimir Lenin dalam wig.

Tag: sejarah makanan

Bagikan: