Ini Cara Tepat untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan di Perusahaan

| 07 Aug 2022 20:26
Ilustrasi pekerja (Antara)

ERA.id - Salah satu kunci kesuksesan dan tercapainya tujuan perusahaan adalah karena kinerja karyawannya yang baik. Bagian di perusahaan yang bertanggung jawab mengawasi dan melakukan upaya peningkatan kinerja karyawan di perusahaan adalah HR.

HR perlu memastikan bahwa seluruh karyawan yang bekerja di perusahaan memiliki kinerja yang baik. Tentunya hal tersebut tidak mudah dilakukan sebab tidak semua karyawan kinerjanya baik secara terus-menerus.

Ada pula karyawan yang kinerjanya menurun karena satu dan lain hal. Misalnya saja karena motivasinya menurun, ada kebijakan perusahaan yang membuat karyawan tidak nyaman, dan lain sebagainya.

Lalu bagaimana cara untuk meningkatkan kinerja karyawan? Artikel berikut ini membahas tentang apa-apa saja yang dapat dilakukan, terutama oleh HR dalam meningkatkan kinerja karyawan di perusahaan. Yuk, simak pembahasannya untuk ketahui caranya!

1. Penuhi hak karyawan

Hal yang utama yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah penuhi haknya. Karyawan memiliki hak yang wajib buat dipenuhi dengan faksi perusahaan. HRD sebagai perantara kebutuhan karyawan dan perusahaan harus memastikan bahwa hak-hak mereka terpenuhi.

Penuhi hak-hak dasar karyawan seperti upah dibayarkan tepat waktu dan sesuai perjanjian kerja, memperoleh jatah cuti, tunjangan, dan lain-lain. Dengan demikian, karyawan akan merasa nyaman dan lebih semangat bekerja karena hak dasarnya dipenuhi dengan baik.

2. Berikan motivasi yang membangun dan reward bagi karyawan berprestasi

Sepele namun memiliki impact yang besar, memberikan reward dan motivasi kepada karyawan atas pekerjaan yang dilakukan dengan baik dapat meningkatkan kinerja karyawan. Sebab, dengan begitu karyawan akan merasa dihargai dan diperhatikan.

Reward yang diberikan tidak harus selalu berupa uang, cukup memberikan pujian atau sekedar mentraktir makan siang karyawan. Selain itu, jika ada karyawan yang terlihat lelah atau tidak semangat, memberikan motivasi berupa kata-kata penyemangat juga dapat membuat karyawan kembali semangat kerja. Dengan begitu, kinerja karyawan akan meningkat dengan sendirinya.

3. Lakukan evaluasi dan penilaian kinerja secara rutin

Kinerja karyawan di perusahaan tidak selalu sama, pasti akan mengalami fluktuasi setiap tahun bahkan setiap harinya. Ada saatnya kinerja karyawan meningkat namun ada pula saatnya kinerja karyawan menurun drastis. Jika begini, sebaiknya HR melakukan penilaian kinerja secara berkala untuk mengetahui penyebab naik-turunnya sekaligus mengawasi kinerja karyawan.

Namun, perlu diingat bahwa penilaian kinerja yang bagus adalah penilaian kinerja yang terbuka dan tidak berpihak. Selain itu, HR juga perlu menjelaskan terkait poin apa saja yang digunakan dalam penilaian kinerja agar karyawan aware dan berusaha menjaga atau meningkatkan performanya.

Salah satu yang bisa dilakukan untuk mempermudah pengawasan, evaluasi, dan penilaian kinerja adalah dengan menggunakan aplikasi HRIS berbasis Cloud, memungkinkan HR dan perusahaan untuk memonitor kinerja karyawan dari jarak jauh dan tanpa batasan waktu. 

4. Buka jenjang karir dan adakan training untuk karyawan

Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja karyawan di perusahaan yaitu membuka jenjang karir dan memberikan training. Mengadakan training untuk karyawan perusahaan dapat menjadi sarana pengembangan skill karyawan yang kemudian akan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja.

Perusahaan bisa mengirim karyawan untuk mengikuti pelatihan/bootcamp yang diselenggarakan oleh ahli. Untuk opsi yang lebih fleksibel dan praktis, Anda bisa mendaftarkan karyawan untuk mengikuti kelas online atau webinar yang ada di internet. Cara ini akan membuat karyawan Anda memiliki pengetahuan baru yang dapat berkontribusi memajukan perusahaan.

Kemudian, membuka karier yang berjenjang juga bisa menjadi motivasi seorang karyawan untuk meningkatkan kinerjanya. Jenjang karir yang disertai kenaikan gaji atau peningkatan insentif lainnya tentu akan membuat karyawan termotivasi. Dengan begitu, karyawan akan lebih semangat bekerja agar segera meraih jenjang karir yang lebih tinggi.

5. Berikan peringatan dengan tegas kepada karyawan yang bermasalah

Selain karyawan berprestasi, karyawan yang bermasalah juga akan selalu ada di setiap perusahaan. Karyawan yang bermasalah ini biasanya karyawan yang kerap menyalahi dan melanggar ketentuan perusahaan. Misalnya selalu datang terlambat, sering tidak memenuhi target yang telah ditentukan, cuti tanpa izin terlebih dahulu, dan lain-lain.

Jika terus dibiarkan dan tidak diberikan peringatan tegas, karyawan seperti ini akan memberikan pengaruh buruk pada rekan kerja lainnya dan mengusik ketenangan di lingkungan kerja. Untuk menanganinya, HRD dapat memberikan teguran tegas atau surat peringatan khusus pada karyawan tersebut untuk memberikan efek jera dan berjanji memperbaiki diri.

Rekomendasi