Cara Membaca Bahasa Tubuh untuk Memahami Pikiran Orang Lain

| 19 Sep 2023 21:15
Cara Membaca Bahasa Tubuh untuk Memahami Pikiran Orang Lain
Ilustrasi bahasa tubuh (pexels)

ERA.id - Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sosial. Komunikasi tak hanya terjadi secara verbal, tetapi juga dengan bahasa tubuh. Anda dapat memahami apa yang dipikirkan atau diinginkan oleh orang lain dengan membaca bahasa tubuh, bahkan tanpa ada satu pun kata yang diucapkan.

Membaca bahasa tubuh termasuk keterampilan berharga yang bisa memudahkan manusia dalam kehidupan sosial. Hubungan dengan orang lain juga bisa dirawat (atau bahkan segera diakhiri) saat Anda mampu membaca bahasa tubuh.

Kadang seseorang tak mampu mengucapkan kata tertentu karena kondisi tertentu. Melalui bahasa tubuh, Anda bisa memahami maksud dari orang tersebut meski tak ada kata yang diucapkan.

Keterampilan Membaca Bahasa Tubuh

Dilansir situs resmi OPAC Perpusnas, bahasa tubuh atau body language adalah jenis komunikasi dalam keadaan tatap muka yang tidak diungkapkan secara langsung, tetapi berupa simbol dan isyarat gerak tubuh. Meski tak menggunakan ucapan langsung, bahasa tubuh dianggap lebih hebat dibandingkan kata atau kalimat.

Ilustrasi bahasa tubuh wanita (pexels)

Bahasa tubuh dapat mengungkapkan berbagai informasi dari diri seseorang dengan lebih baik daripada kata-kata yang diucapkan. Keterampilan ini bukan hal mudah dikuasai, tetapi bisa dipelajari dan dibiasakan.

Dalam kehidupan sosial, komunikasi verbal kadang tidaklah cukup. Anda butuh melengkapi hal tersebut dengan komunikasi nonverbal, dalam hal ini adalah bahasa tubuh. Hal ini bisa membuat komunikasi Anda dengan orang lain menjadi lebih baik.

Ada beberapa hal yang berkaitan dengan bahasa tubuh. Secara umum, aktivitas mata menjadi salah satu bahasa tubuh yang paling kerap dibaca. Selain itu, ada beberapa hal lain yang berkaitan dengan bahasa tubuh.

Belajar Membaca Bahasa Tubuh

Mata

Anda bisa melihat aktivitas mata seseorang saat orang tersebut sedang berkomunikasi. Jika orang tersebut tak melakukan kontak mata secara langsung (atau bahkan membuang muka), ada beberapa hal yang mungkin terjadi. Orang tersebut bisa jadi bosan, tidak tertarik, tidak peduli, tidak fokus kepada lawan bicara, atau tidak percaya diri.

Tak hanya itu, hal ini juga bisa menjadi tanpa bahwa orang tersebut sedang menipu. Jika orang tersebut melihat ke bawah, hal tersebut kerap dianggap sebagai bentuk kegugupan atau kepatuhan.

Anda juga bisa melihat kondisi pupil mata lawan bicara. Jika pupilnya membesar, bisa jadi orang tersebut tertarik dengan Anda atau pembicaraan Anda. Dia memberikan respons yang baik terhadap komunikasi yang Anda lakukan.

Lirikan juga bisa menjadi tanda tertentu. Jika Anda sedang berbicara dengan seseorang, tetapi mata lawan bicara Anda kerap melirik orang lain, bisa jadi dia sedang tertarik dengan orang tersebut. Jika dia kerap melirik ponsel, bisa jadi dia sedang menunggu pesan dari orang lain.

Kaki

Kaki juga bisa menjadi objek membaca bahasa tubuh. Orang kadang tak sadar melakukan gerakan-gerakan tertentu dengan kakinya. Salah satu hal yang bisa diketahui dari gerak kaki adalah kerap menggerakkan kaki (misalnya menghentak-hentak ringan). Ini bisa menjadi tanda bahwa dia sedang gugup atau gelisah.

Wajah

Secara umum orang bisa mengendalikan ekspresi wajah sendiri saat berkomunikasi, tetapi kadang di luar kendali. Salah satu bahasa tubuh wajah yang bisa diamati adalah senyuman.

Senyum bisa dilakukan dengan tulus, tetapi bisa juga dengan terpaksa atau sekadar untuk melegakan lawan bicara. Secara umum, senyum tulus melibatkan seluruh bagian wajah, tetapi senyum palsu hanya melibatkan bibir.

Senyum tulus bisa menjadi tanda bahwa lawan bicara sedang atau menikmati kebersamaan atau komunikasi dengan Anda. Sementara, senyum palsu bisa berarti banyak hal, misalnya bosan tetapi tidak enak dengan Anda, tidak tertarik dengan Anda, tidak ingin melanjutkan komunikasi, dan sebagainya.

Itulah beberapa informasi mengenai membaca bahasa tubuh. Selain hal yang telah disebutkan, masih banyak bahasa tubuh yang bisa Anda baca untuk memahami maksud dari pikiran lawan bicara. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya, ikuti terus Era.id

Rekomendasi