Mau Lihat Gerbang Neraka Dunia? Di Sini Tempatnya

Tim Editor

Gerbang Neraka (Foto: Instagram/@kaddeesa)

ERA.id - Membahas soal neraka, pasti sangat mengerikan. Suatu tempat yang paling ditakuti semua orang pascakematian. Tapi tahukah kamu ada tempat di bumi ini yang menjadi gerbang neraka di dunia nyata.

Tempat ini bahkan telah membuat para pengguna Google Earth kebingungan dan khawatir. Hal ini dikarenakan mereka mendeteksi ada kawah berpijar di tengah Padang Pasir.

Dikutip dari The Sun pada Rabu (12/8/2020), fenomena alam ini berada di Padang Pasir Karakum yang terletak sekitar 260 km ke utara dari Kota Poltoratsk, ibukota Turkmenistan.

Padang Pasir Karakum (Foto: Instagram/@splanet.app)

Lokasi ini dijuluki dengan Door to Hell yang berarti pintu menuju neraka. Sebenarnya, banyak orang yang tidak tahu apa yang menyebabkan kawah warna merah itu terus berkobar.

Ada pun lainnya menyebut tempat itu sebenarnya adalah Darvaza Gas Darvaza, yakni salah satu tempat paling aneh di Bumi.

Lokasi yang dikenal sebagai gerbang neraka adalah situs di Gurun Karakum di Turkmenistan. Tempat wisata yang populer, berkat sifat alamiahnya.

Kawah yang sangat besar itu membuat situs tersebut terus terbakar terus-menerus sejak 1971, dan membuat para ilmuwan kebingungan.

Padang Pasir Karakum (Foto: Instagram/@misterfly_fr)

Kawah tersebut memiliki diameter 226 kaki atau 68 meter dengan kedalaman 98 kaki meter (berkisar 29 meter). Banyak yang menyebutnya sebagai api unggun raksasa.

Lokasi ini penuh dengan api, lumpur mendidih dan api oranye berkobar, yang menggambarkan seperti neraka. Kawah Darvaza Gas Darvaza tercipta saat gas alam runtuh ke gua bawah tanah. Ilmuwan Soviet tengah mencari minyak di daerah tersebut pada tahun 1971. Lalu, menemukan cadangan metana, yang menyebabkan daerah tersebut runtuh, dan melepaskan gas.

Khawatir dengan efek gas berbahaya tersebut, para ilmuwan mengatus agar gas tersebut menyala dengan aman. Hingga akhirnya gas tersebut menekan permukaan tanah dan menjadi selebar sekarang.

Ternyata, gas itu terbakar selama lebih dari empat dekade, yang awalnya diperkirkan hanya akan terbakar selama beberapa minggu.

Tag: jalan-jalan travelling

Bagikan :