Pura-Pura Bahagia Butuh Tenaga

Tim Editor
Jakarta, era.id - Celetukan kids zaman now ‘pura-pura bahagia butuh tenaga’, lagi sering kita dengar di mana-mana. Tapi, setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata memanipulasi itu salah dan bisa jadi berbahaya untuk kesehatan.

Kalau untuk tersenyum di kala sedih, mungkin itu adalah hal yang mudah. Butuh tenaga? Iya. Tapi, banyak orang yang ketagihan dengan kepura-puraan yang satu ini. Bahkan, sebagian dari mereka yang pura-pura bahagia, malah jadi terbiasa.

Berdasarkan penelitian Svend Brinkmann dari Aalborg University, ternyata berbahaya ketika seseorang memaksakan dirinya untuk bahagia.
 
Ketika ada masalah dan Anda pura-pura tersenyum, maka otak akan menghubungkan perasaan buruk. Jika ini dilakukan terus menerus, maka bukan rasa senang yang didapat,  melainkan pengalaman pahit.

Jadi, buat kamu yang lagi tertimpa masalah. Lebih baik, benahi kondisi yang sekarang dan ciptakan zona kejujuran untuk diri sendiri ya.

Baca Juga : Selamat Tinggal Double Chin

Bagikan: