Tiket KRL Kembali ke Kertas, Wajib Antre di Loket

Tim Editor

Stasiun Manggarai

Jakarta, era.id - Kamu terbiasa menggunakan Commuter Line untuk beraktivitas? Untuk pagi ini, sebaiknya kamu datang ke stasiun jangan terlalu mepet waktunya.

Sejak subuh nanti, loket-loket di semua stasiun KRL dipastikan akan dipadati para penumpang. Tanpa kecuali, semua penumpang pemilik Kartu Multi Trip (KMT) maupun kartu uang elektronik tidak bisa langsung gunakan ke tempat tap kartu.

Kalian harus datang lebih dulu ke loket untuk membeli tiket. Nanti petugas akan memberikan tiket dalam bentuk kertas yang kemudian diberitahu kepada petugas tiket di pintu gerbang. Enggak kebayang seperti apa panjangnya antrean di loket.

"PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami seluruh pengguna KRL," kata VP Komunikasi Perusahaan PT KCI, Eva Chairunisa kepada era.id, Minggu (22/7/2018).

Semua ini penyebabnya karena ada pembaharuan dan pemeliharaan sistem dalam skala keseluruhan. Kondisi ini sudah tidak bisa lagi ditunda-tunda lagi karena untuk memastikan keandalan sistem di masa yang akan datang. Sistem tiket elektronik KRL telah berjalan sejak Juli 2013 atau lima tahun yang lalu. 

"Permintaan maaf khususnya kami sampaikan kepada para pelanggan setia kami, pemilik Kartu Multi Trip (KMT) maupun kartu uang elektronik dari bank yang tetap perlu melakukan transaksi tiket pada loket sebelum menggunakan jasa KRL selama masa pemeliharaan berlangsung," lanjut Eva.

Pembaharuan sistem dan pemeliharaan dilakukan sejak Sabtu 21 Juli 2018. Sebagai bentuk mitigasi jika proses pembaharuan masih membutuhkan waktu maka untuk kelancaran mobilitas pengguna KRL pada Senin 23 Juli 2018, akan menggunakan tiket kertas yang diberlakukan di 79 stasiun KRL dimulai dari perjalanan kereta pertama hingga kereta terakhir. Eva meminta supaya para penumpang mempersiapkan uang tunai. Biar bisa cepat diproses petugas tiket. Tiket kertas dijual seharga Rp 3 ribu ke semua stasiun tujuan. 

Prosedur pembeliannya, pengguna dapat mengantri di loket maupun pada petugas di luar loket yang melayani pembelian tiket kertas ini. Satu tiket kertas hanya dapat digunakan oleh satu orang pengguna untuk satu kali perjalanan KRL. Di stasiun awal, tiket kertas perlu diperlihatkan kepada petugas untuk ditandai bahwa tiket tersebut telah terpakai dan selanjutnya disimpan oleh pengguna jasa sebagai tanda bukti perjalanan.


 

Tag: commuter line

Bagikan: