Saat Anak-anak Melakukan Aksi Demonstrasi di Hamburg

Tim Editor

Aksi demonstrasi yang dilakukan anak-anak di Hamburg. (Foto: tangkap layar dari akun Twitter @dwnews)

Hamburg, era.id - Ada cerita menarik dari Hamburg, Jerman, pekan ini. Sejumlah anak-anak melakukan aksi demonstrasi.

Seperti demonstrasi beneran, mereka membawa spanduk dan pengeras suara untuk menyampaikan pendapat mereka. 

Tuntutan mereka pun serius. Mereka memprotes orang tau mereka yang kecanduan ponsel pintar. 

Dilansir dari akun Twitter @dwnews, anak-anak itu dengan semangat menyampaikan orasi mereka.

"Kami di sini; kami keras karena Anda hanya melihat ponsel Anda," kata salah satu bocah yang berorasi.
 


Emil, bocah berumur tujuh tahun, yang memimpin aksi ini menyesalkan sikap orang tua yang kecanduan ponsel pintar. Kata dia, orang tua mereka lebih memilih ponsel daripada bermain dengan anaknya.

"Saya berharap bahwa setelah demonstrasi orang akan menghabiskan lebih sedikit waktu di ponsel mereka," katanya.

Para ahli berpendapat orang tua yang kecanduan ponsel pintar dapat menyebabkan masalah perilaku pada anak-anak mereka. Mereka bisa lebih rentan merengek, hiperaktif atau frustrasi.

"Play with me, not with your smartphones!" kata bocah yang berdemonstrasi itu.

Masalah ini ternyata ditanggapi serius oleh pesohor negeri ini. Adalah Adi MS yang mengomentarinya berita ini.

Kata dia, tuntutan anak-anak ini sangat sederhana, bukan soal ganti baju, ganti celana atau ganti lainnya, tapi menuntut orang tua mereka untuk bermain bersamanya. 

"Anak2 demo di jalanan. Bukan soal ganti baju, ganti celana atau ganti2 lainnya, tapi menuntut orang tuanya untuk "Play with me, not with your smartphones!"
 


Tim era.id melansir berbagai sumber untuk mencari tahu akibat dari anak yang kurang perhatian dari orang tua. 

Dari laman sehatnegriku.kemkes.go.id, dampak yang terburuk adalah anak akan mudah depresi. Tahapannya dimulai dari anak-anak makin agresif dibanding kesehariannya seperti melakukan aktifitas melempar barang, menendang, marah dan sebagainya. Setelah itu, anak justru menarik diri dari orangtua.

Sementara dari laman tipskesehatan123.com, anak yang tidak mendapatkan kasih sayang orang tua sangatlah berbahaya. Karena anak akan bersikap; kerap melakukan tindak kekerasan, membenci kedua orang tuanya, menjadi pribadi yang acuh dan tidak peduli, memiliki rasa percaya diri yang rendah, hidup dalam ketakutan dan kecemasan, serta merasa dirinya tidak penting.

Tag: yang unik hari perempuan internasional

Bagikan: