Representasi Nasionalis-Religius, PKB 'Pede' Koalisi dengan Gerindra dan Golkar

| 08 May 2023 12:25
Representasi Nasionalis-Religius, PKB 'Pede' Koalisi dengan Gerindra dan Golkar
Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar (Antara)

ERA.id - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menilai, pembentukan koalisi besar cukup dilakukan oleh tiga partai dengan basis nasional dan religius.

Adapun tiga partai politik yang dinilai cukup untuk pembentukan koalisi besar yaitu Partai Gerindra dan PKB melalui Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), ditambah Partai Golkar.

"Perlu diketahui, PKB ini adalah partai berbasis Islam terbesar di Indonesia, dan Gerindra termasuk partai nasionalis yang besar juga. Kalau ditambah Golkar, menurut saya itu sudah bisa disebut sebagai koalisi besar," kata Jazilul dalam keterangannya, Senin (8/5/2023).

Menurutnya, komposisi tiga partai politik ini sudah ideal untuk membentuk koalisi besar. Sebab, ketiganya memenuhi jumlah kursi dan aliran politik yang ada.

Jazilul meyakini, apabila ketiga partai politik ini bergabung dalam satu koalisi, maka Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mampu dimenangkan.

"Insyallah, jika ini bertemu dalam satu koalisi, satu visi, dan perjuangan, Insyaallah di 2024 akan menjadi pemenang," katanya.

Meski begitu, Jazilul mengakui menggabungkan tiga partai politik menjadi koalisi besar tidak mudah. Oleh karena itu, wacana tersebut perlu ditindaklanjuti untuk mencari titik temu bersama.

"Namun koalisi besar ini perlu digagas dan ditindaklanjuti karena apa, karena tidak mudah mencari titik temu bagi partai-partai yang ketua umumnya memang memiliki potensi besar untuk jadi calon presiden maupun cawapres," pungkas wakil ketua MPR RI itu.

Rekomendasi