Erick Thohir Yakin Januari Jokowi-Ma'ruf Menang di Medsos

| 09 Dec 2018 13:35
Erick Thohir Yakin Januari Jokowi-Ma'ruf Menang di Medsos
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir. (Diah/era.id)
Jakarta, era.id - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengklaim pihaknya sudah memenangkan elektabilitas di media sosial.

Pernyataannya merupakan tanggapan dari hasil survei Media Survei Nasional (Median) akhir November lalu mencatat elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dikalahkan dibandingkan Prabowo-Sandiaga pada peramban internet tersebut.

"Secara sosial media itu kita sudah menang. Jika dilihat di Twitter, kita bisa lihat banyak sekali kita menjadi trending topic. Hashtag kita yang tentang #JokowiLagi sudah lebih besar dari #2019GantiPresiden," ucap Erick di Hotel Golden Boutique, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Minggu (9/12/2018).

Sementara, di sosial media lain seperti Instagram dan Facebook, Erick mengaku masih memantau posisi pasangan calon nomor urut 01 tersebut.

Ia yakin pada Januari mendatang elektabilitas Jokowi-Ma'ruf meningkat serta memiliki strategi khusus untuk menambah keterpilihan pasangan tersebut. 

Untuk itu, ia akan mensinkronkan kinerja para relawan dengan Tim Kampanye Daerah yang sudah tersebar di berbagai titik. Sehingga, ada kerja sama antar sesama anggota dan relawan. 

"Nanti kita akan singkronkan dengan TKD kami, karena kalau dari TKN aja support, ya TKD-nya harus support. Ini sebuah realita yang kita coba lakukan bersama-sama," ucap pemilik Mahaka Group tersebut.

Supaya kamu tahu, hasil Median menyebutkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di kalangan pengguna Facebook sebesar 42,4 persen, lebih rendah dibandingkan suara Prabowo-Sandiaga sebesar 42,9 persen. Sedangkan 14,7 persen responden belum menentukan pilihan.

Di Twitter, elektabilitas Prabowo-Sandiaga sebesar 59,2 persen, serta Jokowi-Ma'ruf sebesar 29,5 persen dan 11,3 persen responden belum menentukan pilihan.

Di Instagram, Prabowo-Sandiaga memperoleh 48,9 persen sedangkan Jokowi-Ma'ruf 39,1 persen dan responden yang belum menentukan pilihan ada 12 persen. 

Survei Median dilakukan pada 4-16 November 2018 dengan melibatkan 1.200 responden di Indonesia. Pemilihan responden yakni secara acak atau multistage random sampling. Tingkat kesalahan (margin of error) sebesar +/- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

 

Rekomendasi