Hottest Issue Malam, Jumat 15 Februari 2019

Tim Editor

Ilustrasi (Ilham/era.id)

Jakarta, era.id - Selamat sore, kawan-kawan! Masih di jalan kah? Atau di kantor? Atau sudah sampai TKP tempat hangout? Ya, di manapun kalian, rasanya kalian tetap perlu asupan informasi toh?

Seperti biasa, Hottest Issue sore ini kami bawakan untuk kamu semua. Ada kabar soal tarif awal LRT Jakarta-Bekasi hingga Kota Palembang yang kini punya kembaran di Amrik sana. Langsung saja!


1. Tarif Awal LRT Jakarta-Bekasi


LRT (Instagram/@lrtjkt)


Direktur PT KAI Daop I John Roberto mengatakan, kajian keekonomian tarif light rail transit (LRT) dari Bekasi-Jakarta sudah diperhitungkan dengan tarif flat awal Rp12 ribu.

Pada penghitungan awal, tarif mencapai Rp30 ribu untuk ditargetkan kepada masyarakat, namun pemerintah memandang nilai tersebut terlalu tinggi untuk masyarakat.

Selengkapnya: Tarif Awal LRT Jakarta-Bekasi Rp12 ribu


2. Kota Kembar Palembang dan Houston

Kota Palembang dan Kota Houston di Amerika Serikat akan menjalin kerja sama sebagai kota kembar dalam bidang peningkatan sumber daya manusia, sosial, ekonomi dan budaya.

Wali Kota Palembang Harnojoyo di Palembang, Jumat, mengatakan, kesepakatan untuk berkerja sama ini sudah disampaikan Pemerintah Kota Palembang ke Konsul Jenderal Republik Indonesia-Houston Nana Yuliana.

Selengkapnya: Kini Kota Palembang Punya Kembaran di Amrik


3. Obesitas Sunarti di Tangan 10 Dokter

Sebanyak 10 dokter spesialis Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung diturunkan untuk menangani operasi lambung Sunarti, pasien obesitas asal Karawang, Jawa Barat. Dokter spesialis itu terdiri dari dari bedah digestif, anestesi, penyakit dalam, metabolik, gastroentorologi serta dibantu perawat.

Keputusan penanganan Sunarti yang awalnya mengalami keluhan sesak napas itu usai dilakukan rapat teknis medis pada hari ini. Hasilnya, operasi saluran lambung Sunarti dijadwalkan Senin (18/2).

Selengkapnya: Senangnya Sunarti yang Segera Dioperasi 10 Dokter Spesialis


4. KPU Segera Terbitkan 3 PKPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih belum menerbitkan tiga peraturan terkait teknis pelaksanaan Pemilu 2019. Tiga Peraturan KPU (PKPU) itu di antaranya soal perhitungan suara, rekapitulasi suara, dan penetapan hasil suara.

Komisioner KPU Ilham saputra mengatakan, ketiga rancangan PKPU yang mengatur kelima pemilihan, baik calon presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten Kota, dan DPD RI dalam waktu dekat akan segera diterbitkan.

Selengkapnya: Menunggu KPU Terbitkan Tiga PKPU Pemilu Lagi


5. WNI Pengebom Gereja di Filipina


Ilustrasi (Pixabay)


Tuduhan Menteri Dalam Negeri Filipina, Eduardo Ano terkait keterlibatan warga negara Indonesia (WNI) dalam pengeboman gereja di Pulau Jolo, Filipina belum juga dapat dibuktikan.

Sepanjang proses investigasi yang masih berlangsung, belum dapat disimpulkan bahwa pelaku pengeboman yang mengakibatkan 22 orang meninggal dunia dan 100 orang luka-luka adalah WNI.

Selengkapnya: Tuduhan Filipina soal WNI Pengebom Gereja Belum Terbukti

Tag: hottest issue

Bagikan: