Bawaslu Selidiki Mobil Dinas TNI di Acara Prabowo-Sandi

Tim Editor

Tangkap layar video yang viral

Jakarta, era.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menerima laporan terkait penggunaan mobil dinas berpelat TNI yang membawa keperluan logistik pada saat acara kampanye pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Laporan itu akan menjadi catatan dalam pelanggaran pemilu 2019.

"Penggunaan diduga mobil TNI untuk kampanye masuk sebagai temuan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tanah Sareal, Bogor. Jadi pada saat kampanye itu panwascam kami hadir di sana," tutur Anggota Bawaslu Rahmat Bagja di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (22/3/2019).

Bagja bilang, saat kejadian, Panwascam langsung menegur yang pengendara mobil yang menggunakan mobil berpelat dinas. Setelah ditegur, pengemudi mobil segera mengganti pelat kendaraannya dengan pelat nomor biasa.

Bawaslu Bogor juga sudah mencatat kejadian tersebut sebagai temuan pelanggaran pemilu dengan waktu penyelidikan selama 14 hari kerja. Tak hanya itu Bawaslu juga sudah mengetahui identitas dari pemilik mobil berpelat TNI.

Hanya saja, Bagja enggan menyebut siapa sosok pemilik mobil tersebut. "(Pemiliknya) purnawirawan," ucap Bagja saat ditanya sosok pemilik mobil. 

Sebelumnya, pihak TNI langsung bergerak cepat mengkonfirmasi video viral terkait penggunaan mobil dinas milik TNI di acara Prabowo-Sandiaga. Polisi Militer (PM) juga sudah diterjunkan untuk mengusut ketidaknetralan dalam pilpres termasuk menyelidiki pelat nomor mobil tersebut. 

Dalam hasil penyelidikan sementara, pelat nomor 3005-00 memang benar terdaftar sebagai kendaraan dinas milik Detasemen Markas (Denma) Mabes TNI. Hanya saja nomor kendaraan tersebut seharusnya terpasang di mobil Mitsubishi Lancer. Namun dalam video yang viral, nomor pelat kendaraan itu justru terpasang di mobil Mitsubishi Pajero.

"Hal tersebut sedang dalam penyelidikan dan pendalaman kami. Kenapa sampai terjadi berubah jenis kendaraan tersebut yang digunakan," ujar Komandan Polisi Militer (Danpom) TNI Mayjen Dedy Iswanto. 

Dalam video berdurasi 1 menit itu, mirip mobil dinas TNI sedang terparkir dalam sebuah acara. Di lokasi, terlihat ada spanduk bergambarkan Prabowo-Sandiaga dengan tulisan 'Selamat Datang Para Relawan Se Bogor Raya Pada Dialog Kebangsaan'. Salah seorang, berbaju biru tampak masuk ke dalam mobil dari bagasi belakang. Dia sibuk menurunkan bungkusan yang lumayan banyak dari dalam mobil.

 

Tag: bawaslu tni pelanggaran kampanye pemilu 2019

Bagikan: