Jadi Tersangka Kasus Makar, Eggi Sudjana Mengaku Heran

Tim Editor

Eggi Sudjana. (Diah/era.id)

Jakarta, era.id- Eggi Sudjana mengaku heran dengan penetapan tersangka yang dijatuhkan Polda Metro Jaya kepada dirinya atas kasus dugaan makar dengan pernyataan people power. Padahal, dia hanya sebagai pengacara dari Kivlan Zen. 

"Lawyer itu dilindungi UU, enggak boleh dituntut atau digugat. Kok sekarang saya jadi tersangka. Norak lah," ucap Eggi di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Menurut dia, people power ini bukan makar karena menyatakan pendapat di muka umum yang diatur dalam UUD 1945 Pasal 28 E ayat 3. Kemudian, Eggi juga mengingatkan soal Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Unjuk Rasa.

"Jadi, justru dengan adanya unjuk rasa ini dan sudah kami beritahu ke polisi dari kemarin, polisi memfasilitasi. 'Kita mau ke KPU' temuin sama pimpinan KPU, itu UU loh bukan dipentungin pakai kawat berduri. Karena siapa yang menghalang-halangi dipidana satu tahun," katanya lagi. 

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka atas kasus tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar. 

"Betul (Eggi) ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan.


Infografis oleh Ilham/era.id

Eggi yang berstatus sebagai tersangka ini akan dipanggil oleh penyidik untuk diperiksa. Pemanggilan itu berlangsung pada hari Senin (13/5) mendatang pukul 10.0 WIB. 

Sebelumnya, polisi telah memanggil Eggi terkait pernyataan people power untuk kembali diperiksa pada Jumat (3/5), namun Enggi tidak dapat memenuhi panggilan polisi. Pemeriksaan itu atas laporan relawan dari Jokowi-Ma'ruf Center (Pro Jomac) ke Bareskrim Polri, yang dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. 

Laporan Supriyanto terdaftar dengan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan. Selain oleh Supriyanto, Eggi dilaporkan oleh caleg PDIP Dewi Tanjung, yang melaporkan hal serupa.

Buntut atas pelaporan itu, Eggi melaporkan balik Supriyanto ke Bareskrim Polri pada Sabtu (20/4). Laporan Eggi teregister dengan nomor LP/B/0393/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 20 April 2019. Perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP.

Tag: eggi sudjana

Bagikan: