Kisruh Surat Pernyataan Bersedia Jadi Pengurus PKB

Tim Editor

Politikus PKB Lukman Edy (Mery/era.id)

Jakarta, era.id - Politikus PKB Lukman Edy tak masuk kepengurusan partainya periode 2019-2024. Dia disebut tak mau menandatangani surat kesediaan hingga akhirnya tak masuk ke dalam kepengurusan DPP PKB.

Lukman mengklarifikasinya. Kata dia, surat itu hanya formalitas. Sebab, sejumlah petinggi DPP PKB periode 2014-20119 yang menandatangani surat tersebut, tetap tak masuk ke kepengurusan partai tersebut.

"Ada dua Ketua DPP yang lama dan dua Wakil Sekjen lama yang mengisi formulir tapi tetap dicoret yaitu Anton Doni, Jon Ramadhan, dan Ali Anshori," kata Lukman saat dihubungi era.id lewat pesan singkat, Senin (26/8/2019).

Kata dia, tak ada alasan kenapa mereka tak masuk ke kepengurusan. Tapi Lukman mengatakan, mereka adalah orang yang sering mengkritik Cak Imin.

"Sebagian ada yang karena selama ini suka mengkritik secara internal tapi ada juga karena kedekatan dengan Pak Karding (Ali Anshori)," ungkapnya.


Surat kesediaan menjadi pengurusan PKB (Foto: Istimewa)

Sementara, Lukman tak mau menandatangani surat ini karena merasa tak cocok dengan konsep yang ditawarkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Surat ini, kata Lukman disebar lewat aplikasi pesan di grup internal partai. 

"Alasannya enggak cocok saja dengan konsep 5 tahun ke depan pascamuktamar di Bali," tegas Lukman.

Meski begitu, Lukman memberikan selamat bertugas kepada pengurus DPP PKB periode 2019-2024. Dia berharap, para pengurus tak mengecewakan Cak Imin agar tak dipecat di kemudian hari.

"Selamat bekerja, semoga sukses dan tentu harus kerja keras. Terutama tidak mengecewakan Ketua Umum. Karena kalau Ketum tidak berkenan, sewaktu-waktu bisa diganti di tengah jalan karena Ketum sebagai mandataris tunggal," ungkap Lukman.

Lukman pun akan tetap berada di partai ini meski tak memiliki jabatan. Dengan posisi ini, menjadi kesempatan baginya untuk mengkritik dan mengoreksi kebijakan partai yang merugikan. 

"Fungsi ini yang selama 10 tahun tidak berjalan sama sekali. Di internal tidak ada yang berani melakukan kritik terhadap kebijakan Ketum. Lima tahun ke depan saya akan menjalankan fungsi kritik konstruktif kepada pengurus DPP," kata dia.

Tag: pkb

Bagikan: