Memetik Bunga untuk Mengenang Habibie

Tim Editor

Warga yang mencoba memetik karangan bunga di rumah duka BJ Habibie (Wardhany/era.id)

Jakarta, era.id - Nunung memetik beberapa bunga mawar dari karangan bunga dukacita di rumah duka Presiden ketiga Bachruddin Jusuf (BJ) Habibie. Wajahnya sumringah setelah memegang beberapa bunga dari karangan bunga di sana. 

Bunga yang diambil ini akan dibawa pulang, ditaruh di vas bunga berisi air. Katanya, ini buat mengenang sosok Habibie yang sudah tiada. 

Habibie dia kenal sebagai orang yang royal. Dia suka memberi sumbangan kepada warga yang ada di perkampungan padat penduduk, belakang perumahan elite Patra Kuningan. 

"Pernah dapat uang, sembako. Pokoknya baik bangetlah orangnya," ungkap Nunung saat berbincang dengan era.id di Jalan Patra Kuningan XIII, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Kenangan yang mendalam buatnya, ketika berjumpa di suatu pagi. Kala itu, Habibie yang sedang mengantar cucunya pergi ke sekolah, dia sapa dan menyapa balik. Itu jadi kisah tersendiri buatnya.

"Pak Habibie lagi jalan pagi, terus saya sapa, 'pagi, pak'. Dia nyapa balik, ramah banget. Baik banget," kenangnya. 


Warga yang memetik karangan bunga di rumah duka BJ Habibie (Wardhany/era.id)

Selain Nunung, ada juga Etty. Etty juga warga perkampungan padat penduduk di belakang perumahan elite tersebut. Dia juga memetik bunga dari karangan bunga yang ada di sana. Tujuannya sama, buat kenang-kenangan.

Habibie, dia kenal sebagai sosok dermawan. Setiap salat Jumat di Masjid Darussalam, Taman Patra, Habibie rutin memberikan santunan kepada ibu-ibu yang mengantri di sana. 

Yang dia kenang, santunan ini diberikan langsung Habibie, bukan lewat ajudan.

"Pak Habibie, mah, orangnya baik banget. Kalau abis salat Jumat bagi-bagi duit Rp50 ribu satu orang. Sambil dipesenin biasanya, 'buat beli beras ya bu'," ungkap Etty yang juga tampak berkaca matanya.

"Pak Habibie baik banget. Saya juga suka ikut antri soalnya," ujarnya sambil tersenyum.

BJ Habibie meninggal kemarin, Rabu (11/9) di RSPAD Gatot Soebroto setelah sempat menjalani perawatan intensif sejak 1 September 2019. Menurut laporan, Habibie meninggal pukul 18.05 WIB akibat menurunnya kesehatan jantung.

Setelah disemayamkan di rumah duka di Jalan Patra XIII, Jakarta Pusat, Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Prosesi pemakamannya dipimpin Presiden Jokowi.


Ilustrasi (Ilham/era.id)

Tag: selamat jalan bj habibie bj habibie sakit

Bagikan: