Melihat Jejak Hewan Purba Masa Mesozoikum di China

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, era.id - Spesies hewan purba pada masa Mesozoikum mungkin telah punah. Tapi sisa-sisa kehidupannya masih banyak ditemukan oleh para ilmuan di seluruh dunia, termasuk di China. Baru-baru ini baru ditemukan kembali jejak kaki kelompok dinasaurus di negara Partai Komunis itu.

Lebih dari 20 jejak kaki dari sekelompok dinosaurus yang mempunyai panjang sekitar 22,7 centimeter hingga 82 centimeter ditemukan di salah satu desa di Kota Lanxi, Provinsi Zhenjiang, China, demikian pernyataan Prof Xing Lida dari China University of Geosciences di Beijing pada Selasa (8/9).

Para pakar paleontologi memperkirakan panjang badan fosil tersebut mencapai 3,8 meter hingga 14 meter dan diperkirakan berusia 100 juta tahun hingga periode kapur atau Cretaceous Period yang diindikasikan oleh banyaknya jumlah sauropoda --spesies dinosaurus berkepala kecil dengan leher dan ekor panjang. 

Para pakar berpendapat bahwa di tempat itu dinosaurus karnivora hidup bersama dinosaurus herbivora. Namun sayangnya, tidak ada bukti yang mengarah ke sana, demikian media resmi China mengomentari interpretasi para paleontolog itu.

Baca Juga: Menilik Rudal Antarbenua China dalam Parade Militer Terbesar

Xing bersama dengan Prof Martin Lockley dari University of Colorado sedang melakukan penelitian lebih lanjut. Saat ini para paleontolog bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Zhejiang berupaya memberikan perlindungan yang terbaik terhadap jejak kaki yang sangat langka itu.
 
 

Penemuan dinosaurus bukanlah hal baru di China dan Kota Zigong di Provinsi Sichuan menjadi salah satu endemik binatang purba berukuran raksasa sejak dulu kala. Bukan tanpa alasan, cuaca yang stabil menjadikan kota ini sebagai tempat yang cocok untuk dihuni dinosaurus, demikian pernyataan Deputi Direktur Museum Dinosaurus Ziging Zhang Zhengquan kepada Antara pada akhir 2017.

Menurutnya, Zigong pada masa lampau merupakan lautan yang tertimbun material vulkanik setelah ditemukan juga kerangka beberapa spesies dinosaurus yang hidup di air. Sampai saat ini penelitian masih terus berlangsung. Terdapat 200 spesies lagi yang masih dilakukan penggalian dan penelitian oleh para arkeolog.

Banyak hewan purba pada masa Mesozoikum ditemukan di China. Sebagai informasi, masa Mesozoikum adalah selang waktu geologi sekitar 252 ke 65 juta tahun yang lalu atau disebut juga Zaman Reptil. 

Baca Juga: Bayang-Bayang Aksi Protes dalam HUT 70 Tahun Partai Komunis China
 

Pada Mei, sebuah spesies baru dinosaurus dengan sayap seperti kelelawar ditemukan di Liaoning, di Timur Laut China. Seorang paleontologi China, Min Wang, yang menyebut temuan itu sebagai Ambopteryx longibrachium.

Namun Wang mengatakan tidak mungkin bahwa fosil dinosaurus kecil yang berusia 163 tahun itu dapat mengepakan sayap dengan berat 306 gram dan berukuran panjang 32 cm, demikian dikutip CNN.

China telah berada di garis depan untuk penemuan dinosaurus terbaru, khususnya dari fosil berbulu yang telah menunjukan hubungan langsung antara dinosaurus dan burung. Di China, sekitar 100 juta tahun lalu dinosaurus mati secara massal dan terperangkap dalam letusan besar gunung berapi, yang meninggalkan harta karun berupa fosil yang diawetkan di beberapa situs.

Tag: dinosaurus

Bagikan: