BPK Lebih 'Galak' Dari OJK Soal Jiwasraya

Tim Editor

    Arsul Sani (Gabriella Thesa/era.id)

    Jakarta, era.id - Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani menyoroti kerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dinilai lebih kalem dalam kasus skandal dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Menurutnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) lah yang jauh lebih 'galak' mebindak kasus tersebut.

    "Sampai sekarang masih diam itu OJK," ujar Arsul di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

    Padahal selama ini pemerintah sudah mengamanahkan bahwa pengawasan bank atau lembaga keuangan seperti asuransi berada di bawah OJK. Namun higga saat ini OJk enggak ngapa-ngapain.

    "Ini kenapa kok tidak ada early warning. Sampai sekarang kan OJK masih diam-diam saja, yang galak kan BPK. Ini yang harus ditanya kenapa OJK diam, di mana akuntabilitas mereka sebagai lembaga pengawas," ujar Arsul.

    Lebih lanjut, wakil sekretaris jenderal PPP ini menyebut fraksinya setuju jika DPR RI membentuk panitia kerja (Panja) ketimbang panitia khusus (Pansus) untuk mengusut kasus skandal dugaan korupsi asuransi Jiwasraya.

    Menurutnya, dengan membentuk Panja, maka DPR bisa bekerja maksimal mengembalikan kerugian nasabah yang menjadi korban skandal Jiwasraya.

    "Menurut saya pansus enggak tepat. Itu biar jadi panja di komisi terkait, misal Komisi VI atau didukung kalau ada panja lain di Komisi III terkait dengan penegakan hukum dan Komisi XI terkait pengawasan di lembaga keuangan," kata Arsul.

    Tag: jiwasraya

    Bagikan :