Cerita dari Karantina Akibat Korona di Kapal Pesiar

Tim Editor

Kapal Diamond Princess (Reuters)

Jakarta, era.id - David Abel merayakan hari jadi pernikahannya ke-50 bersama istrinya, Sally di atas kapal pesiar Diamond Princess yang berlayar dari Yokohama menuju beberapa kota besar di Asia selama dua pekan.

Pesiar David bersama istrinya harus berakhir setelah ia dikarantina di kapal berberat mati 115,875 gross ton (GT) itu setelah seorang penumpangnya terinfeksi virus korona. Ia bersama ribuan penumpang dan kru harus tetap berada di atas kapal selama 14 hari kedepan.

Diamond Princess kini tengah berlabuh di pelabuhan Yokohama, untuk mengevakuasi 61 orang yang dipastikan positif korona. "Liburan kami sudah berakhir," kata David yang secara berkala membagikan videonya lewat siaran Facebook.

David mengaku, pelayanan kapal tetap berjalan seperti biasa, bedanya para kru dan penumpang dilarang keluar kamar dan berinteraksi dengan penumpang atau kru. Makanan tetap diantar ke kamar dan kamar mandi tetap dibersihkan. Akses internet dan sinya ponsel tetap aktif.

"Saya terus mendengar batuk yang menyakitkan dari orang asing di kamar sebelah," kata David. 

Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato mengatakan telah melakukan tes terhadap 273 orang di kapal Diamond Princess. Kapal itu dikarantina setelah seorang penumpang yang turun di Hong Kong bulan lalu, dinyatakan positif terjangkit virus korona baru.

"Hasil dari 171 tes yang tersisa keluar dan 41 (hasil) tes positif," kata Kato seperti dikutip dari Reuters, Jumat (7/2/2020).

Kapal pesiar itu membawa sekitar 3.700 orang penumpang dan kru. Ada ratusan penumpang dan kru diminta untuk tetap berada di kapal itu selama dua pekan untuk diobservasi. Sedangkan sebagian penumpang lainnya sudah turun di kota yang disinggahi seperti Hong Kong dan Seoul.


Kapal Diamond Princess (Reuters)

Sedangkan di pelabuhan Kai Tak, Hong Kong 3.600 penumpang kapal pesiar World Dreams juga dikarantina sejak Rabu (5/2) setelah mengunjungi Taiwan. Pihak berwenang Hong Kong mengatakan delapan orang yang berada di kapal itu dinyatakan positif korona.

Minggu lalu sekitar 6.000 penumpang di kapal pesiar Italia dikarantina setelah dua penumpang diduga terjangkit virus Corona. Kementerian kesehatan Italia mengatakan tes menunjukkan bahwa keduanya mengidap virus flu yang berbeda, dan bukan virus Corona yang telah menyebar ke seluruh China.

Tag: korona

Bagikan: