Mendadak Sakit Supaya Tak Salah Jawab

Tim Editor

Ilustrasi (era.id)

Jakarta, era.id – Fenomena mendadak sakit beberapa kali terjadi pada tersangka maupun terdakwa kasus hukum. Mendadak sakit ini biasanya berdekatan dengan jadwal pemeriksaan oleh penyidik atau di persidangan.

Jurus ‘pura-pura’ sakit menjadi salah satu yang dipakai tersangka kasus proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Setya Novanto, kala itu, untuk menghindari penyidik KPK.  Ini terungkap dari dakwaan perintangan penyidikan yang dilakukan mantan kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi.

Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Sunyoto Usman menilai, alasan sakit bisa digunakan untuk tersangka maupun terdakwa buat menyiapkan jawaban sebelum memberikan keterangan saat diperiksa. 

"Nah alasan sakit jadi alasan yang sering dipakai, biasanya saya kira untuk menata jawaban-jawaban untuk bisa segera memberikan jawaban seperti yang dikehendaki oleh KPK atau Polisi. Karena kalau langsung memberikan jawaban, respon-respon spontan itu kan bisa tidak terkontrol. Jadi saya kira mereka melakukan adaptasi awal pura-pura sakit dalam merespon kondisi yang mendadak itu," ujar Sunyoto, kepada era.id, di Jakarta, Minggu (11/2/2018).


(Infografis: era.id)

Selain itu, menurutnya, alasan sakit juga biasa dilakukan seseorang untuk menghindari pemberitaan media massa. Dengan begitu, terdakwa dan tersangka itu bisa menjaga citranya. 

"Iya (jelas citra penting). Nanti mereka selalu berkelit, 'ini persoalan hukum'. Pengacaranya bilang, 'ini azas praduga tak bersalah', lalu praperadilan, itu semuakan cara-cara untuk menata pengorganisasian jawaban yah. Siapa yang boleh disebut siapa yang tidak boleh itu bagian dari strategi untuk mengerem jawaban-jawaban spontan," katanya.

Seperti diketahui, kecelakaan yang dialami Setya Novanto pada 16 November 2017 ternyata rekayasa. Hal itu terungkap berdasarkan dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang kasus perintangan penyidikan, dengan terdakwa Fredrich Yunadi 

Tidak hanya Novanto, fenomena mendadak sakit ketika akan diperiksa ini, tetapi juga banyak politikus lainnya. Ada sejumlah terdakwa lainnya yang tercatat tidak menghadiri jadwal pemeriksaan dalam persidangan. Berikut infografis yang dirangkum oleh tim era.id:


(Infografis: era.id)
 

Tag: setya novanto drama ala fredrich yunadi korupsi e-ktp

Bagikan: