Bareskrim Buru Penyuplai Sabu 1,6 Ton

Tim Editor

Penyelundupan sabu

Jakarta, era.id - Tim gabungan Bareskrim Mabes Polri bekerja sama dengan kepolisian China dalam mengungkap penyelundupan sabu-sabu seberat 1,6 ton. Tim gabungan juga memburu penyuplai narkoba dari jaringan asal China itu.

"Kami sudah kontak dengan polisi narkotika dari China. Dalam beberapa hari ke depan kita akan bekerja sama, interogasi untuk sharing dari apa yang telah kita lakukan," kata Direktur IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri Brigjen Eko Daniyanto di kantornya, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (27/2/2018).

Demi mengungkap kasus penyelundupan narkoba ini, Tim Pusat Laboraturium Forensik (Puslabfor) juga tengah memeriksa alat navigasi yang diduga menyimpan rute penyelundupan narkoba.

"Kami (juga) sudah menyita telepon genggam untuk kita bongkar," imbuhnya.

Setelah ini, ditambahkan Eko, barang bukti sabu-sabu seberat 1,6 ton yang diamankan itu akan segera dimusnahkan. 

"(Sebagian) nanti kita sisihkan untuk keperluan Puslabfor Mabes Polri dan nantinya untuk sebagai bukti pada saat proses sidang di pengadilan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim gabungan Bareskrim Mabes Polri, Polda Metro Jaya dan BNN bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai kembali menggagalkan penyelundupan sabu seberat 1,6 ton di perairan Karang Helen Mars, Karang Banteng, Batam, Kepulauan Riau, pada Selasa (21/2) dini hari.

Petugas juga mengamankan empat orang warga negara Tiongok bernama Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43) dan Liu Yin Hua (63).


Infografis (era/id)

Tag: narkoba

Bagikan: