Deadline Registrasi Sim Card, Awas Terblokir

Tim Editor

Ilustrasi (era.id)

Jakarta, era.id - Sudah registrasi ulang sim card, hari ini Rabu (28/2/2018) jadi batas akhirnya. Bila terlambat, pemerintah telah menegaskan tidak akan memperpanjang masa program registrasi Sim Card sejak 31 Oktober tahun lalu ini.

Berdasarkan siaran persnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyampaikan bahwa hari ini, menjadi batas akhir pendaftaran ulang nomor Sim card sesuai dengan NIK dan KK. Pemblokiran secara bertahap akan dilakukan kepada nomor-nomor telepon yang belum teregistrasi ulang.

"Mulai 28 Februari itu mulai dihitung, kalau 30 hari tidak juga lakukan registrasi akan diblokir SMS dan panggilan keluar," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli, dalam siaran persnya.

Ramli menyebut, selama masa tenggang layanan komunikasi akan tetap normal. Hanya saja setelahnya pengguna telepon tidak akan lagi bisa menikmati layanan internet.

"Setelah 15 hari setelah tidak teregistrasi, maka paket data internet dan seluruh layanan akan diblokir," lanjutnya.

Untuk jadi perhatian, selama masa pemblokiran tersebut, pelanggan masih bisa registrasi kartu seluler prabayar miliknya, baik itu dilakukan melalui SMS ke nomor 4444 maupun website.

Menurut data yang dihimpun era.id, sekitar 233.827.133 nomor kartu seluler telah divalidasi dengan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK).

Bagi yang belum melakukan registrasi ulang, pengguna kartu seluler dapat menggunakan cara di bawah ini:

Pengguna lama: 
Ketik SMS (Ulang#NIK#NomorKK#) kirim ke 4444

Pengguna baru:  
- Indosat, Smartfren, dan Tri ketik NIK#Nomor KK kirim ke 4444.
- XL Axiata (XL dan Axis) ketik DAFTAR#NIK#Nomor KK dan kirim ke 4444.
- Telkomsel dengan mengetik REG#NIK#Nomor KK lalu kirim ke 4444. 


Bagikan: