Rel Patah, Jalur KRL di Cilebut Terhambat

Tim Editor

Ilustrasi (pixabay)

Jakarta, era.id - Penumpukan penumpang terjadi di stasiun Cilebut, Bogor, Rabu (7/3/2018) pagi. Ratusan penumpang kereta comuter line (KRL) tertahan di stasiun tersebut lantaran terjadi gangguan perjalanan KRL. 

Gangguan ini terjadi karena adanya rel patah di lintas Cilebut-Bogor sejak pukul 05.14 WIB. Sehingga KRL harus berjalan bergantian mengandalkan satu jalur saja. 

Menurut Humas PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa, hal ini berdampak terjadinya antrean KRL dari maupun menuju ke arah Bogor.

"Untuk mengatasi hal tersebut, PT KCI telah mengerahkan petugas prasarana dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 untuk melakukan perbaikan," kata Eva dalam pernyataannya, Rabu (7/3/2018).

Sementara itu, untuk mengurai antrian dan keterlambatan, sebagian perjalanan KRL tujuan Bogor diatur hanya sampai Stasiun Bojonggede atau Stasiun Cilebut. Selanjutnya KRL itu kembali lagi menuju Jakarta Kota, Angke, ataupun Jatinegara. 

Mewakili PT KCI, Eva meminta maaf kepada seluruh pengguna KRL yang perjalannnya terhambat akibat gangguan. 

Pihaknya juga mengimbau supaya para pengguna jasa KRL tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan, dengan tidak memaksakan diri untuk masuk KRL apabila kondisi di dalam KRL sudah sangat padat. 

Selain itu, bagi pengguna KRL yang tidak dapat menunggu, PT KCI menyarankan supaya berganti moda transportasi lainnya. 

Hal ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, pernah beberapa kali terjadi gangguan KRL yang disebabkan karena sejumlah hal, mulai dari gangguan sinyal, patahan rel, hingga anjlok. 

Bagikan: