Apa Penyebab Hanyutnya Bos Matahari?

Tim Editor

Ilustrasi (Pixabay)

Bogor, era.id - Tim SAR dan relawan menemukan jenazah pendiri Matahari Departemen Store, Hari Darmawan, di Sungai Ciliwung, Bogor, Sabtu (10/3/2018). Hari dikabarkan hilang sejak Jumat malam kemarin.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui akun Twitter-nya.

"Tim SAR dan relawan berhasil menemukan korban pengusaha Matahari Group di sungai Ciliwung, di sekitar Hankam, Cisarua pada 10/3/2018 pukul 06.30 wib. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit. Terima kasih atas kerja kerasnya Tim SAR dan relawan yang terus melayani masyarakat," demikian kicauan Sutopo.

Jenazah Hari saat ini berada di RSUD Ciawi dan segera diberangkatkan menuju Batu Tulis untuk disemayamkan dan dikremasi. 

Hari dilaporkan hilang sejak Jumat malam sekitar pukul 21.30 WIB saat berada di berada di vilanya di Kawasan Jalan Hankam Wira Lokatama Puncak. Hingga berita ini ditulis belum diketahui mengapa akhirnya mayat Hari berada di Sungai Ciliwung.

Hari Darmawan lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 27 Mei 1940. Ia merupakan pengusaha ritel yang memulai kiprahnya sejak masih berusia muda. Hari meninggal pada usia 77 tahun.


Foto: Istimewa

Tag: bos matahari tewas

Bagikan: