Anies Akui Jakarta Belum Ramah Disabilitas

Tim Editor

Lalu lintas Sudirman-Thamrin (Foto: Leo/era.id)

Jakarta, era.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji penataan trotoar di Kawasan Sudirman-Thamrin akan ramah untuk penyandang disabilitas. Anies bahkan meminta masukan kepada mereka yang merasakannya langsung.

"Memang dalam perencanaan sudah ada untuk difabel, tapi kita akan minta masukan kepada mereka yang merasakannya," kata Anies di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, seperti dilansir Antara, Sabtu (10/3/2018).

Anies mengakui, sampai saat ini Pemprov DKI Jakarta belum memberikan fasilitas memadai bagi penyandang disabilitas untuk bisa leluasa menjelajahi Kota Jakarta.

"Kendaraan umum kita, trotoar kita, jalan-jalan umum kita. Bagi yang menggunakan kursi roda trotoar kita sulit sekali dilewati kursi roda," ujar Anies.

Anies menambahkan, desain-desain batu, misalnya, kelihatan nampak indah, tetapi begitu dilalui oleh penyandang disabilitas hal itu sangat berat sekali.

"Banyak trotoar tanpa ram, ketinggian trotoar juga sangat jauh. Ini nampaknya kecil-kecil, tetapi dibutuhkan untuk penyandang disabilitas," tambah Anies.


(desain trotoar Sudirman-Thamrin/istimewa)

Jalan dan trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin akan ditata ulang. Area penataan itu meliputi Patung Pemuda Membangun, Simpang Susun Semanggi, Patung Selamat Datang (Bundaran HI), sampai Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

Nantinya, sepanjang trotoar tersebut akan dihiasi motif batik Nusantara. Tak hanya itu, fasilitas toilet hingga panggung budaya juga akan disediakan di beberapa titik trotoar.

Pembangunan trotoar Sudirman-Thamrin tidak menggunakan APBD. Pembangunan merupakan tanggung jawab kontraktor atas kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB) sisa dari pembangunan Simpang Susun Semanggi.

"Pada penataan Sudirman-Thamrin akan ditata termasuk lebar trotoarnya dan gedung-gedung yang pagarnya tidak dibangun di tanah mereka, tapi juga Pemprov," kata Anies.

Tag: trotoar jakarta trotoar 100 hari anies-sandi

Bagikan: