6.000 Personel Polisi Amankan Hari Raya Paskah

Tim Editor

Kombes Argo Yuwono (Jafrijal/era.id)

Jakarta, era.id - Polda Metro Jaya menurunkan 6.000 personel gabungan untuk mengamankan Hari Raya Paskah. Anggota kepolisian itu tersebar di empat titik lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya warga.

"Sekitar 6.000 personel ya gabungan TNI-Polri, kita turunkan untuk pengamanan perayaan Paskah ya. Sasarannya pertama tempat ibadah, kedua tempat rekreasi, ketiga tempat mudik dan keempat jalan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/3/2018).

Argo menuturkan, selain tempat peribadatan petugas akan menjaga titik-titik keramaian seperti Ragunan, Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

"Kemudian yang terakhir berkaitan dengan jalur karena libur panjang nanti dikhawatirkan ada macet panjang anggota semua kita atur jangan sampai ada kemacetan di jalan tol," jelas Argo.

Rangkaian perayaan paskah akan dimulai sejak Jumat (30/3/2018). Perayaan ini menjadikan akhir pekan ini menjadi libur panjang. Polisi pastikan perayaan paskah aman dan tidak akan ada gangguan berarti.

"Sampai saat ini aman dan tidak ada gangguan yang berarti," imbuhnya 

Sebelumnya, PT Jasa Marga mencatat jumlah kendaraan yang melintas GT Cikarang Utama sebanyak 82.000 kendaraan melintas Gerbang Tol Cikarang Utama. Jumlah ini naik 31 persen dari hari biasanya.

"Angka ini meningkat 31 persen jika dibandingkan volume lalu lintas harian normal sebanyak 63 ribu kendaraan. Bahkan melebihi prediksi yang hanya sebanyak 70 ribu kendaraan. Hal ini dikarenakan libur Hari Raya Paskah jatuh pada tanggal 29 Maret-1 April 2018 atau bertepatan dengan long weekend," jelas AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru.

Akibatnya, sejumlah ruas Tol Jakarta Cikampek terpantau padat merayap, seperti KM 33, 37, dan 38. Untuk mempercepat penguraian kepadatan, Jasa Marga bersama pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas berupa penerapan contra flow.

Tag: paskah

Bagikan: