Mengapa Bupati Bandung Barat Tak Dibawa KPK?

Tim Editor

    Gedung KPK (Tsa Tsia/era.id)

    Jakarta, era.id - Operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Bandung Barat berakhir enggak seperti biasa. Kalau biasanya semua terduga maling langsung digelandang ke Kuningan Persada, kemarin sore KPK hanya membawa sebagiannya.

    Dari tujuh orang yang terjaring, ada Bupati Bandung Barat, Abu Bakar yang diamankan. Belum jelas kasus apa yang membelit Abu Bakar. Yang jelas, ada uang ratusan juta yang diamankan dalam operasi itu dan Abu Bakar adalah orang yang enggak langsung diangkut ke markas KPK.

    Baca Juga : Seorang Bupati di Jawa Barat Kena OTT

    Menurut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, alasan KPK enggak langsung menyeret Abu Bakar adalah atas dasar kemanusiaan. Seperti diketahui, Abu Bakar kini sedang sakit keras dan harus menjalani rangkaian tindakan medis.

    Siang ini saja, saat dikonfirmasi wartawan, Febri bilang tim dari KPK dan Polri sedang berada di Rumah Sakit Boromeus, Bandung untuk menunggu proses kemoterapi Abu Bakar.


    Infografis "Profil Bupati Bandung Barat Abu Bakar" (Abid Farhan Jihandoyo/era.id)


    "Atas dasar kemanusiaan, tim mempertimbangkan untuk tidak membawa bupati malam tadi ke Jakarta, dan meminta bupati membuat surat pernyataan, serta tim melakukan pemeriksaan awal terhadap bupati di rumah yang bersangkutan," kata Febri kepada wartawan, Rabu (11/4/2018).

    Baca Juga : Paguyuban Tersangka Korupsi di DPRD Sumatera Utara

    Febri berharap seluruh pihak, termasuk tim dokter dapat menjalankan tugas secara profesional. Dia juga berharap enggak ada lagi tuh pihak-pihak yang berupaya menghalangi pelaksanaan tugas KPK kayak yang tempo hari. No more drama-lah, begitu kira-kira maksud Febri.

    "Kami harap tim dokter dapat menjalankan tugas secara profesional dan tidak ada pihak-pihak lain juga yang menghalang-halangi pelaksanaan tugas KPK," kata Febri.
     

    Tag: ott bupati bandung barat ott kpk kpk korupsi bakamla korupsi kepala daerah

    Bagikan :