Memaknai Pesan dalam Kaus Sekjen PDIP

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Tiwi/era.id)

Jakarta, era.id - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjadi pusat perhatian pada kegiatan try out seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) yang digelar PDI Perjuangan di Mall Seasons City, Penjaringan, Jakarta Barat.

Dalam konferensi pers, Hasto tampak mengenakan kaus putih bertuliskan quotes plesetan dari film Dilan 1990, 'Jadi Presiden Itu Berat, Biar Jokowi Saja'. Kaus itu diakuinya merupakan karya seniman, Japro, yang diberikan kepadanya.

"Saya menghargai hasil karya seseorang yang namanya Japro. Dia menitipkan kaus ke saya, ya sudah, saya pakai," tutur Hasto di Mall Seasons City, Penjaringan, Jakarta Barat, Minggu (29/4/2018).

Kaus ini, kata Hasto, merupakan realitas menuju Pilpres 2019 mendatang. Menurutnya, saat ini banyak sosok yang berlomba-lomba mengajukan diri menjadi capres-cawapres, sehingga kaus ini menjadi pengingat bahwa menjadi presiden bukan perkara mudah.

Baca Juga : PDIP Gelar Try Out SBMPTN Berhadiah Beasiswa


Peserta try out SBMPTN. (Tiwi/era.id)

Baca Juga : Gelar Try Out Akbar, PDIP Sabet Rekor MURI

"Ini realitas ya. Pak Jokowi memimpin rakyat tidak mudah. Sekarang tiba-tiba mendadak cawapres semua mau menjadi cawapres, ya maka (kaus) ini untuk mengingatkan," tuturnya.

Dia menambahkan, pesan dalam kausnya itu juga untuk menyadarkan masyarakat, bahwa pemimpin dipilih dan ditentukan oleh rakyat.

"Jadi seseorang desainer muda mengingatkan, menjadi pemimpin itu rakyat yang menentukan," kata dia.

Tag: sekjen pdi perjuangan hasto kristiyanto ujian nasional

Bagikan: