Sandi Bakal Evaluasi Kerja Tim Gubernur

Tim Editor

Sandiaga Uno (Leo/era.id)

Jakarta, era.id - Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) mendapat sorotan publik karena dinilai tidak maksimal dalam bekerja. Kritikan juga dilontarkan anggota dewan yang merasa TGUPP perlu untuk dievaluasi.

"Kalau SKPD bisa diganti, dievaluasi, TGUPP harus bisa dievaluasi juga dong," kata Ketua Komisi D DPRD Jakarta, Iman Satria kepada era.id, Jumat (4/5).

Satria sempat berucap jika TGUPP era Anies-Sandi tidak bekerja secara maksimal. Hal itu terbukti dari warga yang mengadu ke DPRD lebih banyak ketimbang warga yang mengadu ke Balai Kota.

Menanggapi kritikan itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan bakal ada evaluasi kinerja kepala dinas dan TGUPP.

"Pak Iman sebagai Ketua Komisi D, dia mau percepat pembangunan ada beberapa lahan-lahan yang dia arahkan ke kita, untuk kita lihat sebagai percepatan pembangunan langsung kita proses," kata Sandi di Balai Kota.

Baca: Bola Panas Tim Gubernur Anies

Sandiaga menuturkan evaluasi dilakukan merujuk pada laporan kerja dari masing-masing kadis dan bidang di TGUPP. Untuk Kadis, laporan kerja dikumpulkan ke Sekda DKI Saefullah baru diteruskan ke Sandiaga dan tentu Gubernur DKI Anies Baswedan. 

"Harus mereka dievaluasi, nggak boleh nggak dievaluasi. Wagubnya juga harus dievaluasi. Semua harus dievaluasi, semua yang ada di sini harus dievaluasi. Ya, kan kita kan ada pertanggungjawaban ke publik," jelasnya.

"Dinas ada evaluasi, tapi kita direct (langsung) report-nya. Jadi dinas ke Sekda ada reportnya. Kalau TGUPP ke Pak Gubernur, tentunya ke Pak Gubernur dan saya. Dan saya selalu kita beri masukan tersebut," sambung Sandiaga.

Baca: Sandi Bantah TGUPP Penampungan Timses Kampanye

Rencananya, tiap Kadis dan bidang di TGUPP harus melaporkan hasil kerja setiap bulan. Adapun indikator penilaian evaluasi kerja TGUPP akan beragam.

"Per satu bulan mereka memberikan report (laporan). Ada indikator beberapa tingkat yang kita sampaikan. Banyak indikator kita, ada indikator beberapa tingkat yang kita sampaikan bagaimana kita memproses data-data yang disampaikan ke mereka, apa kebijakan yang diberikan kepada mereka untuk dianalisa, apa percepatan pembangunannya ada," tutup Sandi. 



Perlu kalian ketahui, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) mulanya dibentuk ketika Presiden Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kala itu, dia ingin ada suatu tim yang mengawasi jalannya pembangunan di Ibu Kota. 

Pemprov DKI Jakarta menunjuk Amin Subekti sebagai Ketua TGUPP 2017-2022 menggantikan Muhammad Yusuf berdasar Keputusan Gubernur Nomor 453 Tahun 2018. Di era Anies-Sandi, TGUPP dibagi menjadi lima bidang, yaitu Bidang Percepatan Pembangunan, Bidang Pencegahan Korupsi, Bidang Harmonisasi Regulasi, Bidang Pengelolaan Pesisir, dan Bidang Ekonomi dan Pembangunan. Berdasarkan ketentuan, sebagai Ketua TGUPP, Amin akan menerima gaji sebesar Rp51 juta dengan tunjangan mobil dinas Toyota Altis. Di bawah Amin, Pemprov menganggarkan gaji Rp41 juta per bulan untuk setiap ketua bidang.

Tag: tim gubernur

Bagikan: