Hendak Lari Pagi, Anak 11 Tahun di Bogor Diculik Orang yang Ngaku-ngaku Aparat

| 10 May 2022 00:01
Hendak Lari Pagi, Anak 11 Tahun di Bogor Diculik Orang yang Ngaku-ngaku Aparat
Ilustrasi (Foto: Antara)

ERA.id - Seorang anak berusia 11 tahun di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, hilang. Bocah bernama Fahri yang masih duduk di bangku kelas 5 SD itu diduga diculik.

Ayah Kandung Fahri, Ahmad Rizal Nasution mengungkapkan, peristiwa hilangnya anak tersebut terjadi pada Minggu (8/5/2022).

Dia menduga anaknya menjadi korban penculikan saat Fahri berolahraga lari pagi bersama temannya di kawasan Perumahan Telaga Kahuripan Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

“Anak saya izin berangkat kemarin minggu dari rumah sekitar pukul 05.30 WIB, katanya mau lari pagi. Tapi kok anak saya belum pulang, lalu saya tanyakan ke teman-temannya. Kata mereka Fahri dibawa sama orang menggunakan motor saat mereka olahraga," kata Ahmad kepada wartawan, Senin (9/5/22).

Dari informasi teman-teman anaknya itu, Ahmad mendapatkan kabar bahwa orang yang diduga menculik Fahri mengaku-ngaku sebagai aparat. Sebab saat itu Fahri tidak menggunakan masker sebagaimana pelindung dari penularan Covid-19.

“Anak saya masih sekolah mas duduk di 5 SD, jelas ketika dia bertemu dengan pria yang tidak dikenal, pasti takut. Dan penculik itu mencoba menakuti anak saya karena tidak menggunakan masker dan mengancam akan membawa ke kantor kepolisian,” jelasnya.

“Kejadian ini sudah saya laporkan ke Polsek Kemang dan berharap pihak kepolisian segera menemukan anak saya bernama Fahri Farluhutan Nutilusnation berumur 11 tahun yang masih duduk di kelas 5 SD,” imbuh Ahmad.

Sementara itu, Kapolsek Kemang, Kompol Ari Trisnawati Setyonongsih membenarkan adanya kejadian penculikan anak di Telaga Kahuripan Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor tersebut.

“Benar kejadiannya kemarin pagi pelaku 1 orang dan korban 1 orang. Untuk saat ini kita sudah menerima laporan adanya kejadian tersebut dan saat ini kita sedang dalam lidik dan meminta keterangan dari rekan-rekan korban,” kata Ari.

Rekomendasi