Hasil pencarian "airlangga", 2723 hasil ditemukan.
"Pak Airlangga (Ketua Umum Partai Golkar) dengan penuh semangat hingga membawa lima orang, Pak Surya Paloh
320 dunia), Institut Teknologi Bandung (331 dunia), Institut Pertanian Bogor (peringkat 601-650 dunia) dan Universitas Airlangga
) Muhaimin Iskandar --Cak Imin--, Plt Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Manoarfa, dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga
Selain dua tokoh tadi, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, juga datang menemui Surya Paloh.
dari koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf. di antaranya Plt Ketua Umum PPP Suharso Manoarfa, dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga
Di antaranya, Moeldoko, Luhut Binsar Panjaitan, Basuki Hadimulyono, Susi Pudjiastuti, Retno Marsudi, Ignasius Jonan, Airlangga
Di antaranya, Moeldoko, Luhut Binsar Panjaitan, Basuki Hadimulyono, Susi Pudjiastuti, Retno Marsudi, Ignasius Jonan, Airlangga
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menkominfo Rudiantara, serta Menteri Perindustrian Airlangga
Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Ketua Umum Golkar Airlangga
tersebut adalah Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Khofifah Indar Parawansa, Airlangga
Selain Prabowo, kata Rully, ada juga pimpinan partai politik lainnya seperti Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto,
Jakarta, era.id - Politisi senior Partai Golkar, Yorrys Raweyai menyebut Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto telah.. Dia menyebut, Airlangga harusnya menerima konsekuensi akibat kepemimpinannya yang buruk... Adapun kegagalan kepemimpinan Airlangga di partai ini adalah karena berkurangnya suara dalam Pileg 2019.
Kalau sembuh dari penyakit kanker ganas ini, dia mau bisa mengantar kedua cucunya, Airlangga Satriadhi Yudhoyono dan Almira
Selain Agus Gumiwang dan Airlangga Hartarto, ada juga nama seperti Ilham Habibie, Ponco Sutowo, Ganjar Razuni, dan Indra
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan keinginannya agar Partai Golkar menduduki jabatan Ketua MPR... konteks kesantunan politik, telah jelas dalam UU MD3 bahwa pemenang pemilu akan menjadi ketua DPR berikutnya," tutur Airlangga