Hasil pencarian "Nahdlatul Ulama", 1161 hasil ditemukan.
Lebih lanjut, Nusron berpandangan, dari sikap dan cara berbicaranya, sosok Abu Janda tidak merepresentasikan karakter kader Nahdlatul.. Ulama.
Dalam berbagai kesempatan, ia selalu membawa-bawa Nahdlatul Ulama (NU).
Selain menjadi dosen, Gus Nadir juga dikenal sebagai seorang kiai dari Nahdlatul Ulama (NU).
Ia menyebut Abu Jada penyusup dalam tubuh Nahdlatul Ulama (NU).
Ulama (NU) yang disaksikan melalui Youtube Sekretariat Presiden di Jakarta, Sabtu, (30/1/2020)... Kepala Negara mendoakan agar Allah SWT senantiasa merahmati dan memberkahi Nahdlatul Ulama serta warga Nahdliyin di seluruh.. "Mari kita dukung terus Nahdlatul Ulama agar bergerak dan terus berkontribusi untuk memperkuat kehidupan bangsa Indonesia
sudah populer di masyarakat selain BWI sendiri yaitu Dompet Dhuafa, ACT, Rumah Zakat, Lembaga Amil Zakat Infak Shadaqah Nahdlatul.. Ulama (LAZISNU), Lazismu, dan lain sebagainya.
Ahmad Sahroni menilai tepat eks anggota ormas Front Pembela Islam (FPI) banyak yang bergabung ke organisasi Islam, seperti Nahdlatul.. Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor.
Faqih, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Amirsyah Tambunan, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Ahmad
Pandji Pragiwaksono membandingkan kerja-kerja Front Pembela Islam (FPI) dengan dua ormas Islam besar dan tua di Indonesia, Nahdlatul.. Ulama (NU) serta Muhammadiyah... Pandji melanjutkan, FPI terkenal dan disukai di masyarakat kalangan bawah, ketika para elite Nahdaul Ulama (NU) dan
Adapun yang menjadi perwakilan antara lain tokoh dari Nahdatul Ulama (NU), kepolisian yang diwakili oleh Kabid Humas Polda
ERA.id - Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Masduki Baidlowi menilai keputusan pemerintah melarang
Nahdlatul Ulama (NU) pernah pecah dan pernah melahirkan KPP-NU juga tidak ditindak sampai bubar sendiri," papar Mahfud.
ERA.id - Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masduki Baidlowi menilai keputusan pemerintah untuk
Mahfud mengusulkan, nantinya pesantren tersebut bisa diurus oleh sejumlah organisasi, misalnya seperti Majelis Ulama Indonesia.. (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, hingga FPI.
Qoumas mengatakan semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, baik dari kalangan Ahmadiyah, Syiah, Nahdlatul.. Ulama, Muhammadiyah, dan sebagainya.