Merapi Erupsi, Hujan Abu Sampai Boyolali

Tim Editor

Gunung Merapi dari Boyolali (Amalia Putri/era.id)

ERA.id - Gunung Merapi mengalami erupsi selama dua kali dalam sehari ini, Rabu (27/1/2021). Erupsi Gunung Merapi yang terjadi berdampak pada hujan abu tipis di beberapa lokasi di wilayah Boyolali.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali Bambang Sinungharjo mengatakan ada dua kali erupsi yang menyebabkan hujan abu di Boyolali. Erupsi pertama yang terjadi pukul 06.03 WIB dan tercatat di seismograf dengan amplitude 40 mm dan durasi 83 detik. Sedangkan pada erupsi kedua terjadi pukul 13.45 WIB.

”Tadi pagi itu kecil. Besar yang sore ini tadi. Hujan abunya juga lebih tebal dibandingkan yang tadi pagi,” kata Bambang, Rabu (27/1/2021).

Untuk wilayah yang terkena hujan abu yakni Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Boyolali. Untuk itu BPBD langsung melakukan dropping masker dan melakukan penanganan pada daerah terdampak. 

”Kalau di wilayah Selo tidak apa-apa. Kebetulan larinya ke arah timur,” katanya.

Sementara itu BPBD Klaten mengimbau warganya yang ada di wilayah kawasan rawan bencana (KRB) untuk segera turun. Hal ini menyusul adanya erupsi yang terjadi sejak pagi.

”Kalau di Klaten Alhamdulillah aman dan terkendali. Kita otomatis minta masyarakat untuk langsung turun,” ucap Kepala BPBD Klaten Sip Anwar.

Saat ini masih banyak warga yang bertahan di tempat tinggalnya meskipun masuk dalam wilayah KRB III. Mereka yakni berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten. Sementara untuk aktivitas penambang pasir, pagi tadi masih beraktivitas normal. Namun kemudian mereka langsung diminta turun setelah terjadi erupsi.

”Tadi sudah diminta turun, tapi sejauh ini semua masih aman. Sebab arah awan panasnya tidak ke Klaten,” kata Anwar.

Tag: erupsi gunung merapi 2021 situasi terkini merapi

Bagikan: