Tak Cuma Garam, Sandiaga Uno Ingin Potensi Wisata di Madura Terkenal: Harus Islami, Indonesiawi, dan Madurawi..

| 04 Apr 2022 05:33
ANTARA/HO-Kemenparekraf.

ERA.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno hadir dalam Forum Diskusi Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Madura Raya di Sumenep pada Sabtu, 2 April 2022.

Sandi Uno mengatakan selain wisata alam, Sumenep memiliki potensi wisata sejarah atau kebudayaan dengan keraton dan masjid Jamik Sumenep yang berusia ratusan tahun sebagai ikon. 

"Wisata adalannya ada di Gili Labak, wisata kesehatan di Gili Iyang. wisata pantai di Gili Genting, Pantai Lombang di Batang-Batang, Pantai Slopeng di Ambunten," ucap Sandi Uno, dikutip dari Antara. 

Lanjutnya, "Kita kembangkan potensi-potensi pariwisata tersebut dengan saran dari para kiai, yaitu islami, kedua indonesiawi, ketiga madurawi."

Batik Madura dengan motif dan corak yang khas memiliki daya saing tinggi, terutama dari ekonomi kreatif. Sandi juga ingin Madura terkenal dengan hal lain, tidak saja terkenal garamnya. Di sinilah pentingnya rebranding dengan mengedepankan kreativitas. 

"Saya ingin Madura Raya ini di-rebranding, tidak ada masalah Madura dikenal dengan penghasil garam. Namun, saya ingin rebranding Madura ini sebagai pulau kreatif. Pulau yang menumbuhkembangkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, adil, dan makmur," kata Sandi.

Kemenparekraf memiliki beberapa program yang mampu memicu kebangkitan ekonomi dan membuka peluang kerja pascapandemi. 

Ada tiga program andalan: pertama, Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa); kedua, Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI), dan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). 

 

Kami juga pernah menulis soal Bukan Karena Pawang Hujan, Sandiaga Uno Sebut Hujan Reda Karena Ibu Negara Iriana Jokowi dan Istrinya Kamu bisa baca di sini

 

Kalo kamu tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya!

 

 

Rekomendasi