Mahasiswa Solo Kembali Gelar Unjuk Rasa, Minta Gibran Nasehati Ayahnya: Le Gibran, Pakmu Dikandani..

| 15 Apr 2022 05:03
Mahasiswa Solo Kembali Gelar Unjuk Rasa, Minta Gibran Nasehati Ayahnya: Le Gibran, Pakmu Dikandani..
Aksi mahasiswa Solo.(Amalia/ERA.id)

ERA.id - Gabungan mahasiswa Solo Raya menggelar aksi demo di Bundaran Gladag, Kamis (14/4/2022). Aksi ini merupakan gabungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Solo Raya.

Mereka longmarch dari perempatan Ngarsopuro hingga bundaran Gladag dengan membawa berbagai poster. Salah satu poster yang dibawa yakni bertuliskan ‘Le Gibran, Pakmu dikandani’ yang artinya Nak Gibran,  Ayahmu dinasehati. Tulisan-tulisan lainnya pun banyak, seperti hancurkan oligarki dan berbagai tulisan protes lainnya.

Ada beberapa tuntutan yang mereka sampaikan, diantaranya yakni menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), mendesak pemerintah menurunkan harga minyak goreng hingga tuntutan mengenai pemindahan ibu kota negara (IKN) agar dikaji ulang.

”Tiga hal itu yang paling urgent. Makanya kami menggelar aksi ini,” kata Koordinator Aliansi BEM Solo Raya Widi Adi Nugroho.

Dalam aksi ini tidak ada tuntutan terkait penolakan wacana presiden tiga periode. Pasalnya presiden telah menyampaikan menolak wacana tersebut. Namun para mahasiswa ini menyayangkan pernyataan para menteri Presiden Joko Widodo yang ingin merealisasikan wacana tersebut.

”Padahal presiden sendiri sudah menolaknya, ia menyatakan akan sesuai dengan konstitusi. Tapi kenapa para menteri malah menyatakan seperti itu. Hal semacam ini kan jadi membuat masyarakat resah,” katanya.

Aksi demo ini dimulai mahasiswa dengan berjalan kaki dari perempatan Ngarsapura menuju bundaran Gladag. Selama berjalan kaki, mahasiswa mengusung berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan mereka. Demonstrasi itu membuat arus kendaraan di Jalan Slamet Riyadi tersendat.

Rekomendasi