ERA.id - Niko Al Hakim alias mengalami masalah psikologis imbas permasalahan sengketa aset rumah dan nafkah anak dengan mantan istrinya, Rachel Vennya. Masalah itu berdampak buruk bagi mental Okin.
Kuasa hukum Okin, Axel Mattew mengatakan bahwa personel OKAAY itu mengalami dampak secara psikologis imbas masalah yang terjadi. Apalagi masalah yang dihadapinya sudah menjadi konsumsi publik dan diperbincangkan banyak pihak.
"Pasti secara psikologis dulu ya. Kalau materil itu kan kita juga harus tau. Cuma kalau saya lihat dari psikologis Okin juga memang terdampak juga," ujar Axel saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026).
Selain masalah psikologis, Axel menyebut Okin juga mengalami dampak dari segi pekerjaan. Ia yang berprofesi sebagai musisi tidak lagi banyak menerima tawaran untuk manggung.
"Ya pasti. Itu kan kita bicara pekerjaan ya pastilah terdampak dengan adanya berita-berita yang seperti ini," katanya.
Di sisi lain, Axel yang saat itu bertemu dengan kuasa hukum Rachel Vennya, Sangun Ragahdo menjelaskan pihaknya sudah memberikan sejumlah point penting untuk disepakati dengan Rachel Vennya. Tetapi ia enggan memberi rincian lebih lanjut terkait hal tersebut.
"Saudara Niko sendiri mau menyelesaikan kewajiban itu. Jadi poin-poin juga yang tadi saya dengar dari pihak Rachel ya itu nanti saya akan coba komunikasikan lagi dengan klien saya gitu," jelas Axel.
"Pada intinya ya menurut saya ini nanti mediasi ini akan berhasil kok gitu. Jadi bukan permasalahan yang serius sih kalau menurut saya," sambungnya.
Diketahui permasalahan Rachel Vennya dan Okin bermula dari penjualan rumah secara mendadak yang dilakukan oleh Okin. Okin disebut tidak memberi tahu Rachel soal rencana penjualan rumah yang ditinggali oleh adik-adiknya.
Kasus ini kemudian meluas dengan fakta yang dibongkar oleh pihak Rachel tentang permasalahan nafkah. Okin tercatat lalai memberikan nafkah untuk kedua anaknya dan kerap kali meminjam uang kepada Rachel.
Saat itu Okin mengaku ingin meminjam uang untuk membayar cicilan rumah. Tetapi pada kenyataannya, uang tersebut tidak dibayarkan oleh Okin untuk cicilan rumah.
Hingga akhirnya Rachel Vennya pun memilih untuk menyelesaikan masalah yang terjadi lewat kuasa hukumnya, Sangun Ragahdo.