ERA.id - Claresta Taufan mengungkap tantangan terbesar dalam membintangi series terbaru Leo Pictures, Bunga di Tepi Jurang. Claresta mengatakan salah satu adegan yang menyulitkan ialah beradegan intim di series ini.
Berperan sebagai Andini, Claresta Taufan mengatakan karakternya di series ini sebagai perempuan desa yang memiliki impian besar untuk meraih kesuksesan. Ia menjelaskan series ini memberi banyak pelajaran khususnya berbagai adegan yang tidak pernah ia lakukan sebelumnya.
"Cukup menantang, jujur menantang, banyak scene-scene baru yang aku belum pernah lakukan sebelumnya, yang pastinya butuh orang-orang profesional di set yang menjaga kita," ujar Claresta saat ditemui di Central Park, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
Lalu, kata Claresta, adegan intim yang harus ia jalankan di series ini menjadi salah satu tantangan terbesarnya. Ia pun tidak menampik sempat merasa deg-degan saat harus mengambil adegan tersebut.
"Deg-degan banget awalnya, tapi dengan tim produksi dan juga kita dijaga oleh intimacy coordinator, jadi semua terasa nyaman dan aman," jelasnya.
Lebih lanjut, aktris 30 tahun ini mengatakan series Bunga di Tepi Jurang bisa menunjukkan perjuangan seorang perempuan desa yang berusaha sukses di Ibu Kota. Ia pun menilai karakter yang dimainkan bisa menjadi semangat untuk perempuan yang sedang berjuang.
"Menurut aku, karakter Andini ini bisa menjadi pembelajaran buat orang-orang yang nonton bahwa mungkin sesusah apapun tapi jangan patah semangat," pungkasnya.
Series Bunga di Tepi Jurang merupakan karya orisinal Maxstream & iQIYI garapan Leo Pictures. Series ini menampilkan deretan pemeran papan atas Indonesia, termasuk Claresta Taufan (Andini), Stefan William (Maxwell), Erika Carlina (Joanna), Aliando Syarief (Aldi), dan aktor Thailand Mos Panuwat.
Series ini mengisahkan kisah cinta, obsesi, dan pengkhianatan di kota Jakarta. Series ini bisa ditonton mulai 9 Mei 2026.