Banyak Manfaat, Ini Akibatnya Jika Anak Kekurangan Mikronutrien yang Terkandung dalam Buah

Tim Editor

Ilustrasi buah (Unsplash/@cravethebenefits)

ERA.id - Dokter Spesialis Gizi, dr. Florentina M. Rahardja, M.Gizi, Sp.GK menjelaskan, mikronutrien (zatgizimikro) adalah zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah sedikit, namun berperan sangat penting dalam pembentukan hormon, aktivitas enzim berbagai metabolisme dalam tubuh, termasuk kerja sistem imun.

"Nutrien yang dimaksud dalam mikronutrien adalah vitamin dan mineral. Salah satu sumber vitamin dan mineral yang alami adalah buah-buahan. Kelompok yang paling mudah mengalami kekurangan mikronutrien adalah ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak," ujar dr. Florentina dalam sesi Webinar bertajuk #SunprideBuatKebaikan belum lama ini.

Ilustrasi buah (Unsplash/@jannisbrandt)

Lebih lanjut ia mengatakan, bagi anak-anak, kekurangan mikronutrien dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan, menurunkan fungsi kognitif dan menurunkan imunitas. Pada akhirnya anak menjadi rentan terhadap infeksi dan berdampak pada prestasi di sekolah.

dr. Florentina juga mengatakan, karena kekurangan mikronutrien dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan masa depan anak, maka kecukupan mikronutrien mereka sangatlah penting.

"Buah dapat diberikan sejakusia 6 bulan sebagai makanan tambahan. Buah yang diberikan juga harus bervariasi agar vitamin dan mineral yang diperoleh beragam serta anak tidak bosan. Pisanga dalah salahsatu buah yang tinggi mikronutrien yaitu kalium, karbohidrat, serat, vitamin C dan lainnya.”

Tag: kesehatan buah

Bagikan: