Kemenkes Ungkap Alasan Anjuran Penggunaan Masker Ganda: Kanan Kirinya Masih Bolong

| 01 Jul 2021 15:32
Kemenkes Ungkap Alasan Anjuran Penggunaan Masker Ganda: Kanan Kirinya Masih Bolong
Ilustrasi (Shutterstock)

ERA.id - Bertambahnya kasus Covid-19 yang tergolong masif, masyarakat diimbau menggunakan masker ganda. Tujuannya, untuk mengantisipasi risiko penularan sejumlah varian baru virus Corona.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan masker kain masih dimungkinkan terjadi penularan virus.

"Mengapa masyarakat perlu memakai masker ganda? Bila perlu menggunakan masker double, karena masker kain saja di bagian kiri-kanannya tuh masih ada yang bolong, jadi sangat memungkinkan untuk terjadi penularan," ungkap Nadia, Kamis (1/7/2021).

Menurut Siti, makser ganda yang direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS), adalah masker medis dan masker kain berlapis tiga bahan.

Untuk penggunaannya, masker medis dipakai di bagian dalam, sementara masker kain melapisi bagian luar. Tips tersebut diyakini dapat menekan risiko penularan varian virus baru, salah satunya varian Delta atau B1617.2 asal India.

Nadia mengatakan laporan dari Australia mengatakan kecepatan penularan dari varian Delta 10 sampai 15 detik. "Bahkan saat orang berpapasan tanpa pakai masker sudah bisa membuat orang itu positif atau tertular," kata dia.

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 menyebut penggunaan masker ganda tidak bisa dilakukan sembarangan. Pasalnya, bisa mengganggu fungsi masker.

"Jangan gabungkan dua masker medis secara bersamaan," ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, seperti dikutip dari tayangan YouTube BNPB, Senin (28/6/2021).

Rekomendasi