Masker AIRism Klaim Mampu Menyaring Kuman dan Virus 99 Persen, Apa Kelebihannya?

Tim Editor

Masker AIRism (Dok. Uniqlo)

ERA.id - Wabah virus COVID-19 membuat masyarakat harus beradaptasi dengan penggunaan masker, baik masker medis maupun masker kain. Sayangnya pemakaian masker kain masih menimbulkan berbagai pertanyaan tentang keamanan dan filterisasi kuman saat digunakan. 

Salah satu brand asal Jepang, Uniqlo tak mau ketinggalan dengan keriuhan masker kain yang terjadi. Pihaknya meluncurkan masker berbahan AIRism yang mampu menyaring kuman dan virus 99 persen. 

“Masker AIRism Uniqlo sudah memenuhi standar WHO dengan 3 lapisan yang mampu menangkal kuman dan virus. Bahan pertama bahan airism, kedua nano filter, dan terakhir airism lagi,” kata Evy Christina, Marketing Manager UNIQLO Indonesia, Rabu (21/10/2020). 

Bahan nano filter itulah yang diklaim memiliki kemampuan penyaringan hingga 99 persen. Padahal sesuai anjuran dan ketetapan, angka minimum dari bahan yang dipakai untuk masker hanya 60 persen saja. 

Evy juga menegaskan meskipun terkesan tipis dan dikhawatirkan menembus, bahan AIRism memang dikenal dengan tingkat kenyamanannya sehingga saat digunakan tidak menimbulkan sesak atau kesulitan bernapas. 

Masker AIRism (Dok. Uniqlo)

Dengan bahan yang membuat para penggunanya nyaman, bahan AIRisim ini juga diklam tidak akan menimbulkan embun bagi para pengguna yang memakai kaca mata. 

“AIRism sirkulasinya tetap keluar, panas atau embun tetap keluar. Sehingga enggak menimbulkan embun di kacamata saat menggunakan masker ini,” ungkap Evy. 

Untuk penggunaan, masker AIRism Uniqlo bisa dipakai hingga 20 kali pencucian dengan suhu 40 derajat. Hal ini karena masker ini sudah diuji berkali-kali di KAKEN TEST CENTER General Incorporated Foundation di Jepang. 

Saat ini masker AIRism Uniqlo tersedia dalam dua warna, putih dan hitam. Nantinya di awal November 2020 Uniqlo akan menambah satu warna lagi, yaitu abu-abu dengan tiga ukuran (S, M, L). 

Tag: virus masker medis masker kain

Bagikan: