Campur Smoothie Pakai Obat Penenang ke Anak Remaja, Pria di Oregon Didakwa Enam Tuduhan

| 05 Mar 2024 10:00
Campur Smoothie Pakai Obat Penenang ke Anak Remaja, Pria di Oregon Didakwa Enam Tuduhan
Pria campur obat penenang ke smoothie (Dok: Freepik/boyarkinamarina)

ERA.id - Seorang ayah di Oregon diduga membius teman putrinya yang berusia 12 tahun dengan smoothie. Dia juga disebut menyaksikan teman putrinya saat tertidur pulas ketima menginap.

Menurut keterangan polisi Lake Oswego, Michael Meyden menyerahkan diri setelah didakwa dengan beberapa tuduhan. Dia terbukti memberikan obat penenang kepada teman putrinya.

"Michael menyerahkan diri di Penjara Clackamas County pada hari Rabu setelah dia didakwa oleh dewan juri atas berbagai tuduhan sehubungan dengan 'menginap' pada 26 Agustus," kata polisi Lake Oswego dalam rilis berita, dikutip Fox News, Selasa (5/3/2024).

Petugas polisi merespons ke rumah sakit pada bulan Agustus setelah tiga anak perempuan berusia 12 tahun dinyatakan positif menggunakan benzodiazepin, obat depresan yang menghasilkan obat penenang dan hipnosis.

Gadis-gadis itu mengatakan kepada petugas bahwa mereka berada di rumah seorang teman pada malam sebelumnya untuk menginap. Saat itu para korban dibuatkan smoothie mangga oleh Michael dan dipaksa meminumnya.

Sebelum minum smoothie yang sudah dicampur obat, mereka menonton film dan melakukan perawatan wajah di ruang bawah tanah.

"Smoothie tersebut memiliki potongan putih kecil dan tersebar di atasnya," kata gadis-gadis itu kepada polisi.

Dalam keterangan polisi, seorang gadis berusaha menolak smoothie tersebut, tetapi Michael diduga bersikeras agar dia mencobanya. Lantaran takut, dia pun meneguk smoothie itu.

Sayangnya Michael yang memantau gerak-gerik mereka melihat hal tersebut. Bahkan Michael disebut marah saat mereka menggunakan beberapa sedotan untuk meminum minuman yang sama di satu wadah.

Michael meminta agar para gadis itu meminum smoothie dari gelas yang sudah diberikan olehnya masing-masing.

"Seorang gadis melaporkan merasa pusing, kepanasan, dan canggung setelah meminum smoothie sebelum terjatuh, pingsan, dan tidur nyenyak," jelas polisi.

Selain itu, seorang gadis mengaku tetap terjaga dan berusaha memantau kondisi sekitar setelah minum smoothie. Menurut keterangannya, Michael memantau mereka saat tidur.

"Dia mengecek (kami) untuk memastikan kami tidak bangun," ujarnya.

Gadis itu juga mengklaim Michael diduga meletakkan jarinya di bawah hidung seorang gadis dan dua kali menggerakkan lengan dan tubuh seorang gadis di tempat tidur selama perjalanannya yang berulang kali ke ruang bawah tanah tempat gadis-gadis itu sedang tidur.

Gadis itu tetap terjaga karena takut Michael "akan melakukan sesuatu". Dia pun berusaha mengirim pesan kepada ibunya dan memintanya untuk datang dan menjemputnya karena dia tidak merasa aman berada di dekat Michael.

"Bu tolong jemput aku dan bilang aku punya urusan darurat keluarga," gadis itu mengirim pesan kepada ibunya pada pukul 1:43 pagi.

"Aku tidak merasa aman. Aku mungkin tidak merespons tapi tolong datang jemput aku (emoji menangis), Tolong. Tolong. jemput. Tolong. TOLONG!!" sambung pesan itu.

Pernyataan tertulis tersebut mengatakan bahwa gadis tersebut akhirnya dapat menghubungi seorang teman keluarga yang datang dan menjemputnya serta membangunkan orang tua gadis tersebut, yang kemudian memberi tahu orang tua gadis lainnya.

Pada jam 3 pagi, ketika orang tua gadis-gadis lain pergi ke rumah Michael untuk menjemput mereka, dia menolak dan meminta mereka kembali keesokan paginya. Orang tuanya memberi tahu dia bahwa mereka akan segera membawa pulang anak-anak mereka.

Salah satu gadis tersebut diduga tidak dapat berjalan sendiri dan terus bertanya “apa yang terjadi”, sehingga orang tuanya membawanya ke rumah sakit.

Ketika petugas berbicara dengan gadis itu kurang dari 12 jam setelah dia meminum smoothie tersebut, mereka mengatakan "Dia berjalan perlahan dan menggunakan bantuan ibunya untuk keseimbangan, kelopak matanya terasa berat, dan dia berbicara perlahan,” menurut pernyataan tertulis.

Michael didakwa pada 26 Februari, enam bulan setelah kejadian itu. Dia menghadapi enam dakwaan kejahatan dan tiga pelanggaran ringan.

Tiga dakwaan menyebabkan orang lain menelan zat yang dikendalikan, tiga dakwaan menggunakan zat yang dikendalikan ke orang lain, dan tiga dakwaan memberikan zat yang dikendalikan kepada anak di bawah umur.

Dia mengaku tidak bersalah selama dakwaannya pada hari Rabu di Pengadilan Wilayah Clackamas County dan memberikan jaminan 50.000 USD.

Menurut catatan pengadilan, Michael Meyden dan istrinya bercerai pada 17 Oktober, kurang dari dua bulan setelah menginap. Mereka telah memiliki rumah di Danau Oswego pada saat menginap.

Rekomendasi